Advertisement Advertisement
Home » Tim Formatur Dibentuk, Siap Susun Kepengurusan MWC NU Lebaksiu 2026–2031

Tim Formatur Dibentuk, Siap Susun Kepengurusan MWC NU Lebaksiu 2026–2031

LEBAKSIU – Rangkaian Konferensi XIII Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lebaksiu resmi memasuki tahap akhir dengan dibentuknya Tim Formatur yang akan menyusun kepengurusan MWC NU Lebaksiu masa khidmat 2026–2031. Pembentukan tim ini dilakukan setelah terpilihnya Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah sebagai hasil utama konferensi.

Tim Formatur memiliki peran strategis dalam merumuskan struktur kepengurusan yang solid, proporsional, serta mampu menjawab kebutuhan organisasi ke depan. Kehadiran tim ini menjadi jembatan antara hasil keputusan konferensi dengan implementasi kepemimpinan lima tahun mendatang.

Adapun susunan Tim Formatur yang telah disepakati dalam forum konferensi berjumlah sembilan orang, terdiri dari unsur Syuriah, Tanfidziyah, pengurus demisioner, perwakilan PCNU, serta keterwakilan wilayah (zona).

Berikut susunan lengkapnya:
KH. Bahroni (Rais Syuriah terpilih)
Ust. Syaeful Amal (Ketua Tanfidziyah terpilih)
KH. Poniman Utsman (Wakil Rais demisioner)
KH. Ahmad Hanafi (Wakil Ketua demisioner)
H. A. Saeful Bahri (Perwakilan PCNU)
Ust. Ro’sun Nidhom (Perwakilan Zona 1)
Cahyono (Perwakilan Zona 2)
Moh Subehi (Perwakilan Zona 3)
Yusup (Perwakilan Zona 4)

Pembentukan Tim Formatur ini mencerminkan semangat kolektif kolegial dalam tubuh Nahdlatul Ulama, di mana penyusunan kepengurusan tidak hanya menjadi kewenangan Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah, tetapi melibatkan unsur-unsur representatif demi menghasilkan struktur organisasi yang inklusif dan berkualitas.

Konferensi XIII MWC NU Lebaksiu Hasilkan Rekomendasi Strategis: Lanjutkan Klinik Kesehatan dan Pengadaan Ambulans NU

Dalam keterangannya, Rais Syuriah terpilih, KH. Bahroni, menyampaikan bahwa tim formatur akan segera bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab. “Kami akan menyusun kepengurusan dengan mempertimbangkan kapasitas, integritas, serta keterwakilan wilayah agar MWC NU Lebaksiu semakin kuat dan solid,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah terpilih, Ust. Syaeful Amal, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam proses penyusunan kepengurusan. Ia berharap tim formatur dapat menghasilkan komposisi pengurus yang mampu bekerja efektif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Dengan terbentuknya Tim Formatur ini, seluruh rangkaian Konferensi XIII MWC NU Lebaksiu secara resmi telah mendekati tahap penutup. Diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, susunan kepengurusan lengkap dapat segera ditetapkan dan dilantik, sehingga roda organisasi dapat berjalan optimal dalam mengemban khidmah kepada umat.

Konferensi ini pun menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi, memperkuat ukhuwah nahdliyah, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga dan mengembangkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah di tengah kehidupan masyarakat.

Kompak Banom NU Lebaksiu Sukseskan Konferensi XIII MWC NU, Wujud Sinergitas Jam’iyah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *