LEBAKSIU, TEGAL — Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal menggelar acara Workshop Transformasi Media Digital GP Ansor yang bertempat di Gedung MWC NU Lebaksiu. Kegiatan yang berlangsung intensif pada Sabtu, 26 September 2026, dari pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB ini diikuti oleh puluhan kader dan pengurus dengan antusiasme tinggi.
Kegiatan literasi media ini mengusung tema besar: “Transformasi Digital Kader Ansor: Menguasai Media, Menggerakan Narasi Menuju Organisasi yang Maju dan Tangguh”. Melalui tema tersebut, Ansor berkomitmen untuk mendorong kader-kadernya agar tidak hanya menjadi penonton pasif, tetapi aktif sebagai kreator konten positif dan penggerak narasi dakwah yang menyejukkan di ruang digital.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal, Sahabat M. Abdul Basir, menyampaikan pentingnya adaptasi teknologi bagi gerakan kepemudaan saat ini. Menurutnya, penguasaan berbagai platform media sosial seperti YouTube, Instagram, TikTok, Facebook, hingga X (Twitter) merupakan kebutuhan strategis organisasi dalam menjawab tantangan zaman dan disrupsi informasi.
”Perkembangan media digital telah mengubah cara masyarakat berkomunikasi dan menyerap informasi. Kader Ansor harus hadir menguasai media digital untuk menyebarkan nilai-nilai keislaman Rahmatan lil ‘Alamin serta menggerakkan narasi positif demi kemajuan dan ketangguhan organisasi,” tegas Sahabat M. Abdul Basir di hadapan para peserta.
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Lebaksiu, Sahabat Abdul Latif, selaku tuan rumah mengapresiasi kepercayaannya menjadikan Gedung MWC NU Lebaksiu sebagai pusat pelaksanaan workshop. Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal praktis dan keterampilan teknis bagi seluruh kader, khususnya di wilayah Lebaksiu dan sekitarnya, dalam mengelola media sosial organisasi secara profesional dan berdampak luas.
Selama empat jam pelaksanaan, para peserta dibekali materi strategi pengelolaan media, teknik pembuatan konten digital, serta manajemen narasi organisasi. Melalui workshop ini, PC GP Ansor Kabupaten Tegal optimistis dapat melahirkan tim media yang tangguh, responsif, serta siap membawa panji-panji organisasi lebih berkibar di era digital.

