Home » Jaga Kemabruran Haji, Jam’iyyatul Hujjaj Ziyadatul Khoir Gelar Pengajian Rutin

Jaga Kemabruran Haji, Jam’iyyatul Hujjaj Ziyadatul Khoir Gelar Pengajian Rutin

ADIWERNA, NU Online – Jam’iyyatul Hujjaj Ziyadatul Khoir KBIHU Muslimat NU kembali menggelar pengajian dan silaturahmi rutin pada Ahad (27/9/2026). Kegiatan yang bertempat di kediaman H. Sekhoni dan Hj. Sarmanah ini bertujuan untuk terus merawat dan menjaga kemabruran ibadah haji para alumni jamaah.

​Acara diawali dengan pembacaan Istighosah yang dipimpin oleh H. Toat Kasmuri, dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil serta doa bersama yang dipimpin oleh H. Suroto Mabrur. Suasana khidmat menyelimuti para jamaah yang hadir memenuhi area pertemuan.

​Selaku tuan rumah, H. Sekhoni menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para alumni jamaah haji dan tokoh masyarakat. Ia berharap rumahnya senantiasa membawa keberkahan dengan ditempati untuk majelis zikir dan ilmu.

​Sementara itu, ketua Jam’iyyatul Hujjaj Ziyadatul Khoir, H. A. Ja’far, menekankan pentingnya konsistensi (istiqamah) dalam menjalankan kegiatan rutinan Jam’iyyatul Hujjaj. Menurutnya, wadah ini bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan sarana saling mengingatkan untuk tetap menjaga nilai-nilai haji mabrur di tengah kehidupan bermasyarakat.

​”Kemabruran haji tidak hanya diukur saat kita berada di Tanah Suci, tetapi justru diuji setelah kita kembali ke tanah air. Rutinan ini menjadi pengingat agar amaliah dan akhlak kita tetap mencerminkan haji yang mabrur,” ujar H. A. Ja’far.

Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina

​Memasuki acara inti, KH. Rozikin menyampaikan mauidhoh hasanah. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan para jamaah bahwa tanda utama dari haji mabrur adalah adanya perubahan sikap menjadi lebih baik, semakin dermawan, serta meningkatnya kepedulian sosial dan kepatuhan beribadah.

​”Haji mabrur itu dampaknya harus dirasakan oleh lingkungan sekitar. Menjaga kemabruran berarti terus menjaga kepedulian, mempererat silaturahmi, dan konsisten dalam menjalankan amaliah kebaikan,” tutur KH. Rozikin.

​Rangkaian acara yang dipandu oleh Hj. Maesaroh selaku Pembawa Acara (MC) tersebut berlangsung dengan lancar, penuh kehangatan, dan ditutup dengan ramah tamah serta doa bersama untuk keselamatan dan kebaikan umat.

​Kontributor: Tim Redaksi NU Online

Ranting NU Slarang Kidul Gelar Rutinan Lailatul Ijtima, Perkuat Kesadaran dan Kesalehan Diri serta Sosial