LEBAKSIU, TEGAL – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, bersiap menggelar rangkaian kegiatan meriah dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026. Mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”, peringatan tahun ini mengajak seluruh pengurus, kader, dan jamaah NU se-Wilayah Lebaksiu untuk turut serta menyemarakkan momentum bersejarah tersebut.
Ketua MWC NU Lebaksiu, Ust. Syaiful Amal, menyampaikan bahwa berbagai agenda yang disiapkan merupakan bagian dari ikhtiar untuk mempererat tali silaturahmi serta meneguhkan kembali semangat perjuangan para santri.
“Rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026 ini dirancang tidak hanya sebagai ajang seremonial, tetapi juga sebagai wadah konsolidasi, kebersamaan, dan penguatan tradisi kebangsaan di lingkungan Nahdlatul Ulama,” ujar Ust. Syaiful Amal.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris MWC NU Lebaksiu, H. A. Ja’far, menekankan pentingnya peran Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) di tingkat desa dalam menggerakkan warga. Ia berharap setiap Ranting NU dapat turut menyemarakkan HSN 2026 agar syiar peringatan Hari Santri benar-benar dirasakan hingga ke tingkat basis bawah.
“PRNU di tingkat ranting hendaknya juga meramaikan dan menggaungkan pentingnya Peringatan Hari Santri Nasional 2026 ini, sehingga semangat HSN dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok ranting,” tegas H. A. Ja’far.
Rangkaian Agenda Kegiatan HSN 2026 MWC NU Lebaksiu
Berikut adalah jadwal dan susunan agenda kegiatan yang akan dilaksanakan:
- Lomba Tenis Meja Antar-Ranting
- Hari/Tanggal: Minggu, 18 Oktober 2026
- Tempat: SMK Diponegoro
2. Lailatul Ijtima & Parade Hadroh
-
- Hari/Tanggal: Rabu malam Kamis, 21 Oktober 2026
- Tempat: Pondok Pesantren Darqis Lebaksiu Kidul
3. Upacara Hari Santri & Lomba Jajanan Tradisional
-
- Hari/Tanggal: Kamis, 22 Oktober 2026 | Pukul 08.00 WIB – selesai
- Tempat: Pondok Pesantren Darqis Lebaksiu Kidul
Jajaran pengurus MWC NU Lebaksiu mengimbau dan mengundang seluruh warga NU, kader badan otonom (Banom), serta elemen masyarakat di wilayah Lebaksiu untuk hadir dan menyemarakkan setiap rangkaian kegiatan dengan penuh semangat “Bersatu dalam tradisi, berkhidmat untuk negeri.”

