Home » Peringati HSN 2026, Rombongan PCNU Kabupaten Tegal Gelar Ziarah Muharrik NU: Tiga Tokoh Besar Lebaksiu Jadi Teladan

Peringati HSN 2026, Rombongan PCNU Kabupaten Tegal Gelar Ziarah Muharrik NU: Tiga Tokoh Besar Lebaksiu Jadi Teladan

Lebaksiu – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal menggelar agenda napak tilas spiritual bertajuk “Ziarah Muharrik NU”. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 Oktober 2026 ini mengambil titik kumpul Start dan Finish di Gedung PCNU Kabupaten Tegal, dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

​Berdasarkan data kepanitiaan, rombongan ziarah ini diikuti oleh total 97 orang yang terdiri dari elemen-elemen penggerak NU tingkat cabang. Rincian peserta meliputi 43 orang Pengurus PCNU, 34 orang Ketua dan Sekretaris Lembaga, serta 20 orang Ketua dan Sekretaris Badan Otonom (Banom). Untuk memfasilitasi perjalanan, panitia menyediakan 3 unit mobil Hi Ace yang dikhususkan bagi para Kiai Sepuh, sementara peserta lainnya mengikuti rangkaian secara mandiri menggunakan kendaraan pribadi.

​Perjalanan ziarah ini tidak hanya sekadar rutinitas, melainkan wujud penghormatan mendalam terhadap para ulama penggerak (Muharrik) yang telah menanamkan fondasi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di Kabupaten Tegal. Berdasarkan jadwal resmi, pemberangkatan dimulai pukul 08:30 WIB dari PCNU, dilanjutkan dengan rute ziarah yang melintasi berbagai wilayah, mulai dari Talang, Pangkah, Tarub, Warurejo, hingga Balapulang.

​Tiga Titik Utama di Wilayah MWC NU Lebaksiu

​Memasuki waktu siang menjelang sore hari, rombongan mendapatkan sambutan hangat dari pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Lebaksiu beserta pengurus Banom NU di masing-masing desa setempat. Di kecamatan ini, terdapat tiga makam ulama besar sekaligus Muharrik NU yang menjadi fokus peziarahan, yaitu:

MWC NU Lebaksiu Gelar Lailatul Ijtima’ Kubro dan Parade 1.000 Hadroh, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

​1. KH. Sanusi Bajuri – Kesuben

Rombongan tiba di makam KH. Sanusi Bajuri di desa Kesuben pada pukul 14:30 WIB. Beliau dikenang dalam lembaran sejarah NU Tegal sebagai sosok kiai kharismatik yang menjadi pilar utama dakwah Aswaja di wilayah Kesuben dan sekitarnya. Sebagai seorang Muharrik, KH. Sanusi Bajuri tidak hanya berdakwah dari mimbar ke mimbar, tetapi juga turun langsung ke masyarakat desa untuk memperkuat akidah umat di tengah dinamika sosial pada masanya. Keteguhannya dalam mendidik santri dan membangun fasilitas pendidikan keagamaan menjadikan desa Kesuben sebagai salah satu basis terkuat Nahdliyin di Lebaksiu.

​2. KH. Sofwan Mufti – Babakan

Melanjutkan perjalanan, rombongan bergeser ke desa Babakan pada pukul 15:30 WIB untuk menziarahi makam KH. Sofwan Mufti. Sejarah mencatat KH. Sofwan Mufti sebagai tokoh penggerak yang memiliki visi jauh ke depan dalam hal kaderisasi. Beliau sangat peduli terhadap keberlangsungan organisasi dan peran generasi muda NU. Berkat sentuhan dakwah dan pengorganisasian beliau, Babakan tumbuh menjadi wilayah dengan ghirah (semangat) ke-NU-an yang sangat kental, melahirkan banyak kader yang kemudian meneruskan tongkat estafet perjuangan NU di Kabupaten Tegal.

PR GP Ansor Dukuhlo membuka Pelatihan Setir Mobil

​3. KH. Abu Choir Nasori – Kajen Lebaksiu

Titik ziarah terakhir di wilayah Lebaksiu dilaksanakan pada pukul 16:30 WIB di makam KH. Abu Choir Nasori yang terletak di Kajen. Kiai Abu Choir dikenal luas sebagai tokoh pemersatu umat. Dalam sejarah pergerakan NU di Lebaksiu, beliau kerap menjadi tempat sowan (bertanya/meminta nasihat) bagi masyarakat dari berbagai kalangan. Dedikasinya dalam membangun harmoni sosial, menyelaraskan tradisi lokal dengan nilai-nilai syariat Islam, serta menguatkan struktur keorganisasian MWC NU menjadikan beliau sosok bapak bagi warga Nahdliyin setempat.

​Setelah menyelesaikan ziarah di wilayah Lebaksiu, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan terakhir menuju makam KH. Hasyim Djamhari di Danawarih, Balapulang pada pukul 17:30 WIB.

​Kegiatan Ziarah Muharrik NU ini diharapkan dapat menjadi momentum refleksi bagi para pengurus PCNU, Lembaga, dan Banom Kabupaten Tegal. Dengan meneladani sejarah perjuangan KH. Sanusi Bajuri, KH. Sofwan Mufti, dan KH. Abu Choir Nasori, generasi penerus NU diharapkan mampu menjaga muruah organisasi, merawat tradisi, dan terus berkhidmat untuk kemaslahatan umat serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Semarak HSN 2026, PRNU Lebaksiu Lor Raih Juara I Lomba Tenis Meja MWC NU Lebaksiu