Home » Semarak Hari Santri Nasional 2026, PRNU Slarang Kidul Gelar Lomba Adzan, Murotal, Doa Pendek, dan Sholawat

Semarak Hari Santri Nasional 2026, PRNU Slarang Kidul Gelar Lomba Adzan, Murotal, Doa Pendek, dan Sholawat

Slarang Kidul – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Slarang Kidul, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, menyelenggarakan serangkaian perlombaan keagamaan pada Ahad, 18 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di TPQ MNU Darussalam Slarang Kidul ini menjadi wadah pembinaan generasi muda Islam sekaligus upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, syiar Islam, dan tradisi keagamaan Nahdlatul Ulama sejak usia dini.

Kegiatan tersebut diikuti dengan semangat antusiasme dan kebersamaan, mengusung sejumlah cabang perlombaan, yakni adzan, murotal Al-Qur’an, doa-doa pendek, dan sholawat. Melalui perlombaan ini, PRNU Slarang Kidul berupaya memberikan ruang kepada anak-anak untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan bakat, serta meningkatkan keberanian tampil di hadapan masyarakat.

Pembukaan kegiatan dihadiri Ketua Tanfidziyah PRNU Slarang Kidul, H. Ah. Subhan, beserta segenap jajaran pengurus ranting. Turut hadir Ketua Panitia, Aris Munandar, yang bersama tim panitia mempersiapkan pelaksanaan kegiatan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HSN 2026 di tingkat ranting.

Penyelenggaraan lomba di lingkungan TPQ MNU Darussalam juga menjadi bentuk sinergi antara kegiatan organisasi Nahdlatul Ulama dan lembaga pendidikan Al-Qur’an dalam membangun karakter generasi penerus yang berakhlakul karimah, berilmu, serta memiliki kecintaan terhadap agama dan bangsa.

Menghidupkan Semangat Hari Santri melalui Kegiatan Edukatif

Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Peringatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan santri melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

MWC NU Lebaksiu Gelar Lailatul Ijtima’ Kubro dan Parade 1.000 Hadroh, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Bagi PRNU Slarang Kidul, peringatan HSN tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan dan pembinaan anak-anak.

Perlombaan adzan, murotal, doa-doa pendek, dan sholawat dipilih karena memiliki nilai pendidikan yang kuat. Anak-anak tidak hanya diajak berkompetisi, tetapi juga dibimbing untuk mengenal, mempelajari, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui cabang lomba adzan, peserta dilatih memahami pentingnya panggilan salat sekaligus mengembangkan kemampuan melantunkan adzan dengan baik dan benar. Sementara itu, lomba murotal Al-Qur’an menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci, membiasakan bacaan yang baik, serta meningkatkan semangat belajar Al-Qur’an.

Adapun lomba doa-doa pendek mendorong anak-anak untuk membiasakan diri menghafal dan mengamalkan doa dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Sementara lomba sholawat menjadi media untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus mengenalkan tradisi keagamaan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Nahdliyin.

PR GP Ansor Dukuhlo membuka Pelatihan Setir Mobil

Dengan pendekatan yang menyenangkan dan kompetitif secara sehat, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadikan proses belajar agama lebih menarik bagi anak-anak.

Menanamkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Tradisi Nahdliyin

Pendidikan agama sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, santun, dan bertanggung jawab. Keluarga, lembaga pendidikan, serta lingkungan masyarakat mempunyai peran strategis dalam mendukung proses pembentukan karakter tersebut.

Dalam konteks ini, keberadaan TPQ MNU Darussalam Slarang Kidul menjadi salah satu ruang pendidikan yang mendukung pembelajaran Al-Qur’an dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi anak-anak.

Penyelenggaraan perlombaan di lingkungan TPQ diharapkan dapat menumbuhkan motivasi belajar sekaligus memberikan pengalaman positif bagi para peserta. Anak-anak memperoleh kesempatan untuk menunjukkan hasil belajar mereka, membangun rasa percaya diri, dan belajar menghargai kemampuan teman-temannya.

Semarak HSN 2026, PRNU Lebaksiu Lor Raih Juara I Lomba Tenis Meja MWC NU Lebaksiu

Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, perlombaan ini mengajarkan arti keberanian, kedisiplinan, kesungguhan, dan sportivitas. Setiap peserta didorong untuk memberikan penampilan terbaik tanpa mengesampingkan nilai persaudaraan dan saling menghormati.

Semangat tersebut sejalan dengan tradisi Nahdlatul Ulama yang menempatkan pendidikan, pembinaan akhlak, serta pelestarian amaliah Ahlussunnah wal Jamaah sebagai bagian penting dari pengabdian kepada umat.

Melalui kegiatan ini, PRNU Slarang Kidul turut mengambil bagian dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap ajaran Islam dan kesiapan meneruskan tradisi keagamaan di tengah masyarakat.

Peran PRNU dalam Pembinaan Generasi Muda

Sebagai struktur organisasi Nahdlatul Ulama di tingkat desa, PRNU memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat. Kedekatan tersebut menjadi modal penting untuk menghadirkan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan warga, termasuk pembinaan keagamaan bagi anak-anak dan generasi muda.

Kegiatan perlombaan dalam rangka HSN 2026 menunjukkan bahwa peran PRNU dapat diwujudkan melalui program yang sederhana, tetapi memiliki manfaat jangka panjang. Pembinaan generasi tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan berskala besar, melainkan dapat dimulai dari lingkungan masjid, musala, TPQ, dan kegiatan keagamaan di tingkat desa.

Dengan melibatkan pengurus ranting, panitia, lembaga pendidikan, serta masyarakat, kegiatan seperti ini dapat memperkuat hubungan antarelemen sekaligus membangun rasa memiliki terhadap organisasi.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan nilai-nilai Nahdlatul Ulama kepada generasi muda melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan mereka.

Harapannya, anak-anak yang mengikuti perlombaan tidak berhenti pada pengalaman tampil di panggung kompetisi, tetapi terus termotivasi untuk belajar, memperdalam ilmu agama, menjaga akhlak, dan berpartisipasi dalam kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Memperkuat Kebersamaan melalui Peringatan HSN 2026

Peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum yang tepat untuk mempertemukan semangat keagamaan, pendidikan, dan kebangsaan. Nilai perjuangan santri dapat diteruskan melalui pembiasaan perilaku baik, semangat menuntut ilmu, kepedulian terhadap sesama, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui perlombaan yang diselenggarakan pada 18 Oktober 2026, PRNU Slarang Kidul berupaya menghadirkan peringatan HSN yang dekat dengan kehidupan warga. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang kebersamaan bagi pengurus NU, peserta, keluarga, dan masyarakat yang mendukung pembinaan generasi penerus.

Kehadiran Ketua Tanfidziyah PRNU Slarang Kidul, H. Ah. Subhan, bersama jajaran pengurus dan Ketua Panitia Aris Munandar dalam pembukaan kegiatan menunjukkan dukungan organisasi terhadap penyelenggaraan program pembinaan keagamaan di tingkat ranting.

Dukungan tersebut penting agar kegiatan pendidikan dan syiar Islam dapat terus berkembang serta menjadi agenda yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan ranting lainnya untuk mengembangkan program pembinaan anak dan remaja melalui pendekatan yang edukatif, kreatif, dan sesuai dengan tradisi masyarakat setempat.

Menyiapkan Generasi Santri yang Berilmu dan Berakhlak

Peringatan HSN 2026 mengingatkan bahwa masa depan bangsa tidak dapat dilepaskan dari kualitas pendidikan dan karakter generasi mudanya. Santri masa kini dituntut untuk memiliki pemahaman agama yang kuat, akhlak yang baik, semangat belajar, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Pembinaan melalui lomba keagamaan menjadi salah satu langkah untuk menumbuhkan fondasi tersebut. Anak-anak diajak mencintai Al-Qur’an, membiasakan doa, melantunkan adzan, serta bersholawat dalam suasana yang menggembirakan.

Dari kegiatan sederhana di tingkat desa, diharapkan lahir generasi yang memiliki kepercayaan diri, kedisiplinan, dan semangat untuk terus memperbaiki diri.

Bagi PRNU Slarang Kidul, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar merawat tradisi sekaligus mempersiapkan penerus perjuangan Nahdlatul Ulama. Semangat santri tidak hanya tercermin dalam kemampuan membaca kitab atau menguasai ilmu agama, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari yang mencerminkan kejujuran, kedisiplinan, penghormatan kepada guru, serta kepedulian terhadap masyarakat.

Dengan semangat Hari Santri Nasional 2026, PRNU Slarang Kidul berharap kegiatan pembinaan keagamaan dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlakul karimah.

Melalui lomba adzan, murotal, doa-doa pendek, dan sholawat, PRNU Slarang Kidul menegaskan komitmennya untuk merawat tradisi, menumbuhkan kecintaan terhadap agama, serta menyiapkan generasi penerus yang siap melanjutkan khidmah Nahdlatul Ulama.

Selamat Hari Santri Nasional 2026. Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri.