LEBAKSIU – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lebaksiu kembali menggelar kegiatan rutinan Ahad Pahing pada Ahad (1/11/2026). Kegiatan kali ini bertempat di Masjid Baituzzahidin, Kompleks Pondok Pesantren Al-Abror Yomani, dengan PRNU Yamansari bertindak sebagai tuan rumah.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan istighotsah yang dipimpin oleh Rois Syuriah PRNU Yamansari, K. Sumarno. Selanjutnya, pembacaan doa dan tahlil dipimpin oleh KH. Aenurrofiq.
Acara dipandu oleh Imamudin selaku pembawa acara. Sebelum memasuki rangkaian sambutan, seluruh jamaah bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Yalal Wathon sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air sekaligus peneguhan semangat kebangsaan warga Nahdliyin.
Memasuki acara berikutnya, Katib Syuriah MWC NU Lebaksiu, KH. Ahmad Hanafi Rahmat, menyampaikan khutbah iftitah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan tuan rumah yang disampaikan oleh Ketua PRNU Yamansari, Ust. Fathudin. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan MWC NU Lebaksiu yang telah menunjuk PRNU Yamansari sebagai tuan rumah kegiatan rutinan Ahad Pahing.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Lebaksiu, Ust. Syaiful Amal, dalam sambutannya menyampaikan sejumlah informasi mengenai perkembangan organisasi dan program-program MWC NU Lebaksiu.
Ia menjelaskan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang telah dilaksanakan oleh MWC NU Lebaksiu. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tradisi pesantren, meningkatkan semangat khidmah, serta mempererat kebersamaan warga Nahdliyin di wilayah Kecamatan Lebaksiu.
Selain itu, Ust. Syaiful Amal juga menyampaikan perkembangan kerja sama MWC NU Lebaksiu dengan BMT serta kolaborasi bersama tim dokter dalam bidang pelayanan kesehatan. Kerja sama tersebut merupakan bagian dari ikhtiar organisasi untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi pengurus dan warga Nahdliyin, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga ekonomi dan kesehatan.
sebelum pengajian, dilakukan santuan dhuafa dan jompo untuk 10 warga masyarakat Yamansari atas pengumpulan infak dan shodaqoh pengurus MWC NU Lebaksiu dan Pengurus Lembaga dan pengurus Ranting yang dikumpulkan setiap Jumat Kliwon.
Salah satu agenda utama dalam rutinan tersebut adalah pembacaan kitab Hujjah Ahlussunnah wal Jamaah yang dipimpin langsung oleh Rois Syuriah MWC NU Lebaksiu, KH. Bahroni. Pengajian kitab ini menjadi sarana memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus memperkokoh keyakinan warga Nahdliyin terhadap ajaran Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.
Kegiatan rutinan Ahad Pahing kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Chambali Utsman.
Melalui kegiatan rutinan Ahad Pahing ini, MWC NU Lebaksiu terus berupaya menjaga kesinambungan tradisi keagamaan, mempererat tali silaturahmi antarpengurus NU, serta memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi dan koordinasi antara pengurus MWC NU dengan PRNU se-Kecamatan Lebaksiu dalam rangka mengembangkan program-program jam’iyah demi kemaslahatan umat.
Menguatkan Jam’iyah, Memperkokoh Khidmah NU untuk Kemaslahatan Umat.

