Advertisement Advertisement
Home » Kader Penggerak NU Siap Berkhidmah, PD-PKPNU Lebaksiu Resmi Ditutup dengan Prosesi Baiat

Kader Penggerak NU Siap Berkhidmah, PD-PKPNU Lebaksiu Resmi Ditutup dengan Prosesi Baiat

Lebaksiu, 31 Agustus 2025 – Sebanyak 109 kader Penggerak Nahdlatul Ulama (NU) resmi dinyatakan siap berkhidmah setelah mengikuti Pelatihan Dasar Pengkaderan Kepemimpinan NU (PD-PKPNU) yang diselenggarakan oleh MWC NU Lebaksiu. Kegiatan yang berlangsung sejak 29 hingga 31 Agustus 2025 ini resmi ditutup pada Ahad malam, 31 Agustus 2025 dengan prosesi baiat di Pondok Pesantren Agrobisnis Rajakaya Timbangreja.

Prosesi baiat dilaksanakan pada pukul 21.00 WIB dan menjadi momen puncak dari seluruh rangkaian kegiatan pelatihan. Dengan penuh khidmat, para peserta mengucapkan ikrar kesetiaan dan komitmen untuk mengamalkan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah serta mengabdikan diri kepada NU, bangsa, dan negara.

Rois Syuriah PCNU Kabupaten Tegal KH. Nawawi Azhari, dalam sambutannya mengapresiasi semangat para peserta. “Kader penggerak adalah ujung tombak organisasi. Siapapun yang sudah berbaiat hari ini harus siap menghidupkan NU di tengah masyarakat, menjaga tradisi, dan membawa kemaslahatan,” tegasnya.

Kegiatan PD-PKPNU ini menghadirkan narasumber dari instruktur PBNU. Selama tiga hari, para peserta mendapatkan materi seputar ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah, ke-NU-an, kepemimpinan, strategi dakwah, serta penguatan komitmen organisasi.

Salah satu Intruktur PBNU, dalam penutupannya menyampaikan harapan agar seluruh alumni pelatihan menjadi penggerak di lingkungannya masing-masing. “Setelah ini, tidak ada kata berhenti. Tugas kita adalah mengimplementasikan ilmu yang sudah didapat, membesarkan NU, dan menjadi benteng ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Pola Tidur Berubah saat Ramadhan, Dokter Bagikan Tips Atur Jam Istirahat

Shohibul Ma’had Ponpes Agrobisnis Rajakaya Lebaksiu KH. Khanafi Rahmat, dalam sambutannya, menekankan bahwa pelatihan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis mencetak kader militan NU yang berakhlakul karimah, berpaham Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah, dan mampu berkontribusi nyata di tengah masyarakat.

Kader Penggerak NU harus menjadi garda terdepan dalam menjaga tradisi dan mengembangkan peran NU di era modern. Baiat ini adalah janji untuk istiqamah dalam khidmah, bukan hanya hari ini, tapi sepanjang hayat,” ujarnya penuh semangat.

Dengan jumlah peserta yang cukup besar, acara ini diharapkan menjadi awal kebangkitan kaderisasi NU di tingkat MWC, sehingga melahirkan penggerak yang solid dan siap mengawal amanah jam’iyyah. Penutupan pun diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Rois Syuriah MWC NU Lebaksiu KH. Bahroni dan saling bersalaman antar peserta dan pengurus sebagai tanda ukhuwah Islamiyah yang kuat.

Dengan baiat tersebut, 109 kader resmi menjadi bagian penting dalam struktur penggerak NU di tingkat ranting hingga MWC. Mereka diharapkan dapat membawa energi baru untuk menguatkan syiar NU di wilayah Kecamatan Lebaksiu dan sekitarnya.

Wujud Khidmah Kemanusiaan: Muslimat NU Lebaksiu Salurkan Donasi untuk Korban Tanah Bergerak di Desa Kajen

Sumber: djaf

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *