Advertisement Advertisement
Home » LPJ Kepengurusan MWC NU Lebaksiu 2021–2026 Diterima Peserta Konferensi

LPJ Kepengurusan MWC NU Lebaksiu 2021–2026 Diterima Peserta Konferensi

Lebaksiu, Tegal – Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lebaksiu masa khidmah 2021–2026 resmi diterima oleh peserta Konferensi MWC NU Lebaksiu. Keputusan tersebut diambil dalam forum sidang pleno konferensi yang berlangsung pada Ahad, 5 April 2026, bertempat di Gedung MWC NU Lebaksiu.

Penerimaan LPJ ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Konferensi XIII MWC NU Lebaksiu, sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepengurusan selama lima tahun terakhir. Sidang berlangsung dengan penuh khidmat, tertib, dan menjunjung tinggi semangat musyawarah yang menjadi tradisi Nahdlatul Ulama.

Dalam forum tersebut, pengurus MWC NU Lebaksiu periode 2021–2026 menyampaikan laporan secara komprehensif, mencakup berbagai bidang kegiatan, mulai dari penguatan organisasi, pelaksanaan program keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga pengembangan lembaga dan badan otonom. Laporan juga memuat capaian, kendala, serta langkah-langkah strategis yang telah ditempuh selama masa kepengurusan.

Sejumlah peserta konferensi memberikan tanggapan, masukan, serta catatan konstruktif terhadap laporan yang disampaikan. Diskusi yang berkembang menunjukkan tingginya kepedulian warga Nahdliyin terhadap kemajuan organisasi. Berbagai evaluasi disampaikan sebagai bahan perbaikan untuk kepengurusan selanjutnya, baik dalam aspek manajerial, program kerja, maupun penguatan peran di tengah masyarakat.

Setelah melalui proses pembahasan yang mendalam, forum akhirnya menyepakati untuk menerima LPJ kepengurusan MWC NU Lebaksiu periode 2021–2026. Keputusan ini diambil secara musyawarah mufakat, yang mencerminkan tingkat kepercayaan peserta konferensi terhadap kinerja pengurus selama masa khidmah tersebut.

Konferensi XIII MWC NU Lebaksiu Tegaskan Penguatan Jam’iyah dan Khidmah untuk Umat

Penerimaan LPJ ini juga menjadi penanda berakhirnya masa bakti kepengurusan 2021–2026, sekaligus membuka tahapan selanjutnya dalam konferensi, yakni pemilihan kepemimpinan baru untuk periode 2026–2031. Momentum ini menjadi bagian penting dalam proses regenerasi organisasi guna memastikan keberlanjutan perjuangan Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan.

Dengan diterimanya LPJ tersebut, diharapkan hasil evaluasi dan rekomendasi yang muncul dalam forum konferensi dapat menjadi pijakan kuat bagi pengurus berikutnya untuk meningkatkan kualitas khidmah kepada umat. Semangat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif yang tercermin dalam konferensi ini menjadi modal utama dalam memperkuat peran MWC NU Lebaksiu ke depan.

Konferensi yang digelar di Gedung MWC NU Lebaksiu ini tidak hanya menjadi ajang pertanggungjawaban organisasi, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi, refleksi, dan perumusan langkah strategis dalam menjawab tantangan zaman, demi terwujudnya kemaslahatan umat yang lebih luas.

Gemblengan Madrasah Ramadan Jam’iyatul Hujjaj Ziyadatul Khoir Jadi Pemicu Peningkatan Amal Ibadah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *