Advertisement Advertisement
Home » Masjid Nahdliyyin Center MWC NU Lebaksiu Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Masjid Nahdliyyin Center MWC NU Lebaksiu Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Lebaksiu – Masjid Nahdliyyin Center MWC Nahdlatul Ulama (NU) Lebaksiu yang berlokasi di Dukuh Durensawit menggelar acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Senin malam, 5 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, diikuti oleh jamaah dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Lebaksiu.

Acara peringatan Isra Mi’raj tersebut merupakan agenda rutin keagamaan MWC NU Lebaksiu sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW serta memperkuat pemahaman nilai-nilai ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah. Sejak selepas salat Isya, jamaah telah memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Hadir sebagai penceramah utama dalam kegiatan tersebut adalah Ketua MWC NU Lebaksiu, Ustadz Syaiful Amal. Dalam mauidhoh hasanahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan keislaman yang menekankan pentingnya peristiwa Isra Mi’raj sebagai tonggak diwajibkannya salat lima waktu bagi umat Islam.

Dalam ceramahnya, Ustadz Syaiful Amal menegaskan bahwa salat merupakan tiang agama yang harus senantiasa dijaga oleh setiap muslim. Ia menjelaskan bahwa perintah salat memiliki kedudukan yang sangat istimewa karena diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi’raj tanpa perantara malaikat.

“Sholat adalah tiang agama. Barang siapa menegakkan sholat, maka ia telah menegakkan agama. Dan barang siapa meninggalkan sholat, maka ia telah merobohkan agama,” tutur beliau di hadapan jamaah.

Pola Tidur Berubah saat Ramadhan, Dokter Bagikan Tips Atur Jam Istirahat

Lebih lanjut, Ustadz Syaiful Amal mengingatkan bahwa amalan pertama yang akan dihisab oleh Allah SWT di hari kiamat adalah sholat. Apabila sholat seseorang baik, maka amalan lainnya akan ikut baik. Sebaliknya, apabila sholatnya rusak atau diabaikan, maka amalan yang lain pun akan terpengaruh.

“Oleh karena itu, mari kita jaga sholat kita, baik dari segi waktunya, syaratnya, rukunnya, maupun kekhusyukannya. Jangan sampai kita mengaku umat Nabi Muhammad SAW, tetapi lalai terhadap sholat,” tambahnya.

Selain menyampaikan pentingnya menjaga sholat, beliau juga mengajak jamaah untuk menjadikan momentum peringatan Isra Mi’raj sebagai sarana muhasabah diri, memperbaiki kualitas ibadah, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah dan jam’iyah Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat.

Acara peringatan Isra Mi’raj ini juga diisi dengan pembacaan sholawat Nabi dan doa bersama, yang semakin menambah suasana religius dan penuh keberkahan. Jamaah tampak antusias dan khusyuk mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Wujud Khidmah Kemanusiaan: Muslimat NU Lebaksiu Salurkan Donasi untuk Korban Tanah Bergerak di Desa Kajen

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MWC NU Lebaksiu berharap nilai-nilai spiritual Isra Mi’raj dapat semakin membumi di tengah masyarakat, khususnya dalam menegakkan sholat sebagai fondasi utama kehidupan beragama. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata peran NU dalam menjaga tradisi keagamaan dan membina umat secara berkelanjutan.

Koresponden: Agus

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *