Slarang Kidul, NU Lebaksiu Online 14 September 2025 – Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) Darul Ghufron Zaenudin, Slarang Kidul menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ pada Ahad, 14 September 2025. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri santri, wali santri, dan masyarakat sekitar.
Hadir sebagai penceramah utama, Syekh Sholeh Basalamah, yang dalam tausiyahnya menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad ﷺ.
“Kita akan dikumpulkan bersama dengan orang yang kita cintai. Maka cintailah Nabi dengan sepenuh hati,” pesan beliau.
Syekh Sholeh juga menegaskan bahwa cinta kepada Nabi berada di atas derajat iman. Menurutnya, iman tidak akan sempurna tanpa dilandasi oleh rasa cinta yang tulus kepada Rasulullah ﷺ.
“Cinta kepada Rasulullah adalah kunci utama untuk mendekat kepada Allah. Cinta lebih tinggi dibandingkan sekadar iman yang kering tanpa rasa,” tegasnya.
Peringatan Maulid diisi dengan pembacaan shalawat, doa bersama, dan penampilan hadrah santri. Suasana penuh haru dan kegembiraan mewarnai kegiatan yang menjadi momentum memperkuat spiritualitas serta memperdalam kecintaan kepada Nabi Muhammad ﷺ.
—
Profil MDTU Darul Ghufron Zaenudin
MDTU Darul Ghufron Zaenudin merupakan lembaga pendidikan diniyah yang berlokasi di sebelah barat MIN 1 Tegal, Desa Slarang Kidul. Didirikan untuk memperkuat pendidikan agama bagi anak-anak usia sekolah dasar hingga menengah, MDTU ini menjadi salah satu pusat pendidikan Islam berbasis masyarakat.
Jumlah santri: sekitar 204 santri aktif yang berasal dari Desa Slarang Kidul, Slarang Lor, Blubuk, Dukuhdamu dan sekitarnya.
Program unggulan: pembelajaran kitab kuning dasar, tahfidzul Qur’an, kajian akidah-akhlak, serta pembinaan seni hadrah dan shalawat.
Kegiatan rutin: ujian semester diniyah, peringatan hari besar Islam (PHBI), khataman Qur’an, dan pengajian rutin untuk wali santri.
Dengan komitmen membentuk generasi berakhlakul karimah, MDTU Darul Ghufron terus berupaya menjadi wadah pendidikan yang menyeimbangkan antara ilmu agama, kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, dan praktik keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
—
by djaf

Comment