Advertisement Advertisement
Home » Mudzakaroh PAC Fatayat NU Lebaksiu Tekankan Penguatan Keluarga Maslahah dan Spirit Progresif di Tahun 2026

Mudzakaroh PAC Fatayat NU Lebaksiu Tekankan Penguatan Keluarga Maslahah dan Spirit Progresif di Tahun 2026

Dukuhdamu – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Lebaksiu menggelar kegiatan Mudzakaroh pada Ahad, 28 Desember 2025, bertempat di PR Fatayat NU Dukuhdamu, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dengan dihadiri oleh berbagai unsur organisasi dan pemerintahan setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran PC Fatayat NU Kabupaten Tegal, Ketua MWC NU Lebaksiu Ustadz Syaeful Amal, unsur Camat Lebaksiu, Kepala Desa Dukuhdamu, serta Pengurus NU Ranting Dukuhdamu. Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara organisasi keagamaan, perempuan muda NU, dan unsur pemerintahan dalam membangun masyarakat yang religius dan berdaya.

Ketua PAC Fatayat NU Lebaksiu, Lina Ulfah, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat keluarga maslahah sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, Fatayat NU memiliki peran strategis dalam mendampingi kaum perempuan agar mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

“Keluarga adalah madrasah pertama. Jika keluarga kita maslahah, maka insyaallah masyarakat dan bangsa ini akan menjadi kuat. Fatayat NU harus hadir memberikan edukasi, pendampingan, dan teladan bagi para ibu dan generasi muda,” ujar Lina Ulfah.

Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan mudzakaroh yang dilaksanakan bertepatan dengan bulan Rajab, bulan mulia dalam kalender hijriah, harus dimaknai dengan meningkatkan kualitas ibadah dan mengamalkan tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah. Amalan-amalan seperti istighotsah, shalawat, dzikir, dan memperbanyak amal kebajikan perlu terus dilestarikan sebagai ciri khas warga NU.

Pola Tidur Berubah saat Ramadhan, Dokter Bagikan Tips Atur Jam Istirahat

Sementara itu, Ketua MWC NU Lebaksiu Ustadz Syaeful Amal dalam tausiyahnya menyampaikan pesan reflektif menyongsong tahun baru 2026. Ia mendorong seluruh kader Fatayat NU untuk lebih progresif, tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga serius dalam menata dan menguatkan organisasi.

“Tahun 2026 harus menjadi momentum kebangkitan. Organisasi Fatayat NU harus ditata dengan baik, administrasinya rapi, kaderisasinya berjalan, dan program-programnya menyentuh kebutuhan umat,” tegasnya.

Menurutnya, perempuan NU, khususnya Fatayat, memiliki peran penting dalam menjawab tantangan zaman, baik di bidang sosial, pendidikan, keagamaan, maupun ketahanan keluarga. Dengan organisasi yang tertata dan solid, Fatayat NU akan semakin berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Perwakilan dari unsur Camat Lebaksiu dan Kepala Desa Dukuhdamu turut mengapresiasi kegiatan mudzakaroh tersebut. Mereka berharap Fatayat NU terus menjadi mitra strategis pemerintah desa dan kecamatan dalam pembinaan masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Wujud Khidmah Kemanusiaan: Muslimat NU Lebaksiu Salurkan Donasi untuk Korban Tanah Bergerak di Desa Kajen

Kegiatan Mudzakaroh PAC Fatayat NU Lebaksiu ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kemudahan dalam menjalani tahun baru 2026, serta agar seluruh kader Fatayat NU senantiasa istiqamah dalam berkhidmah kepada agama, organisasi, dan bangsa.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *