Advertisement Advertisement
Home » MWC NU Lebaksiu Bersama Banom NU Peringati Harlah NU ke-103 Hijriyah Secara Sederhana

MWC NU Lebaksiu Bersama Banom NU Peringati Harlah NU ke-103 Hijriyah Secara Sederhana

Lebaksiu – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Lebaksiu bersama Badan Otonom (Banom) NU memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 Hijriyah, bertepatan dengan 16 Rajab 1447 H atau Selasa, 6 Januari 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara sederhana namun penuh khidmat di Gedung MWC NU Lebaksiu.

Peringatan Harlah NU kali ini menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen pengabdian bagi seluruh jajaran pengurus NU di tingkat kecamatan hingga ranting. Acara dihadiri oleh Rois Syuriah MWC NU Lebaksiu KH. Bahroni, Ketua Tanfidziyah MWC NU Lebaksiu Ustadz Syaiful Amal, Sekretaris MWC NU A. Ja’far, serta segenap pengurus MWC NU Lebaksiu.

Turut hadir pula pengurus PAC Badan Otonom NU, di antaranya Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU dan IPPNU, serta para Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah PR NU se-Kecamatan Lebaksiu. Kehadiran berbagai unsur struktural dan Banom NU tersebut mencerminkan soliditas dan kebersamaan keluarga besar Nahdlatul Ulama di wilayah Lebaksiu.

Dalam kesempatan tersebut, Rois Syuriah MWC NU Lebaksiu KH. Bahroni menyampaikan pesan penting kepada seluruh pengurus NU agar senantiasa menanamkan nilai pengabdian dalam setiap peran yang dijalankan. Ia menekankan bahwa khidmah di NU bukan sekadar menjalankan organisasi, melainkan juga meninggalkan jejak dan kenangan kebaikan yang bermanfaat bagi umat.

“Kita harus mengabdi dengan ikhlas dan meninggalkan kenangan-kenangan yang baik. NU harus menjadi wadah pengabdian dan perjuangan. Jadilah muharrik Nahdlatul Ulama, penggerak yang menghidupkan NU di tengah masyarakat,” pesan KH. Bahroni.

Pola Tidur Berubah saat Ramadhan, Dokter Bagikan Tips Atur Jam Istirahat

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama hendaknya dijadikan ladang untuk mencari pahala, bukan sekadar tempat berorganisasi. Dengan menjadikan NU sebagai jalan ibadah dan pengabdian, diharapkan seluruh pengurus dan kader dapat meraih kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat.

Rangkaian acara peringatan Harlah NU ke-103 H tersebut diisi dengan istighotsah dan doa bersama, yang dipanjatkan untuk keselamatan bersama, keberkahan umat, serta kemajuan Nahdlatul Ulama khususnya di wilayah Kecamatan Lebaksiu. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan terasa ketika seluruh hadirin larut dalam doa dan munajat bersama.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Lebaksiu Ustadz Syaiful Amal dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terjalinnya kebersamaan yang kuat antara MWC NU Lebaksiu, Badan Otonom NU, serta PR NU se-Kecamatan Lebaksiu. Menurutnya, kebersamaan dan sinergi tersebut merupakan kunci utama dalam menjalankan program dan khidmah organisasi.

“Saya menghaturkan terima kasih atas kebersamaan MWC NU Lebaksiu, Banom NU, dan PR NU. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat akan terasa ringan, dan tantangan organisasi dapat kita hadapi bersama,” tutur Ustadz Syaiful Amal.

Wujud Khidmah Kemanusiaan: Muslimat NU Lebaksiu Salurkan Donasi untuk Korban Tanah Bergerak di Desa Kajen

Peringatan Harlah NU ke-103 Hijriyah ini diharapkan mampu menjadi penguat semangat khidmah, mempererat ukhuwah nahdliyah, serta meneguhkan komitmen seluruh pengurus dan kader NU Lebaksiu untuk terus berkhidmat kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *