Dalam Al-quran Allah berfirman :
“Dan hendaklah ada dantara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar merekalah orang – orang yang beruntung” ( Qs, 3. Al Imran : 106 )
“Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhan Allah dan untuk keteguhan jiwa, mereka seperti sebuah kebun terletak didataran tinggi yang disiram oleh hujab lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat, jika hujan lebat itu menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai) dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat” (QS 2 Albaqarah : 25 )
Nahdlatul Ulama merupakan organisasi keagamaan yang berkembang dengan pesat di bumi tercinta ini. Hal ini disebabkan karena ketelatenan dan keuletan para ulama dalam mengembangkan ilmu agama di tengah – tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
Nahdlatul Ulama pada awalnya memang dikenal di lingkungan Pondok Pesantren namun pada perkembangannya NU lebih dikenal publik karena ikut dalam pergerakan pembebasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini dari cengkeraman penjajah. Secara lambat laun NU semakin mendapat tempat dan perhatian dari semua sisi, karena pengembangan organisasinya berdasarkan pendekatan kultur dan budaya yang ada. Perkawinan juga dijalankan berdasarkan misi dakwah dengan keluarga kerajaan atau keraton yang hampir secara keseluruhan kerajaan yang ada di Indonesia pada waktu itu adalah menganut agama Hindu.
Sosialisasi perpaduan ajaran agama dimasa itu sudah berjalan dengan baik. Kultur budaya yang dijalankan benar-benar membawa pengaruh yang besar bagi Nahdlatul Ulama yang berjalan sekarang. Seiring dengan perjalanan waktu, NU tidak lagi berkutat pada masalah ubudiyah saja, akan tetapi berbagai garapan lain menjadi bidang pengabdian NU di tengah-tengah masyarakat seperti masalah dakwah, pendidikan, ekonomi, kesehatan dan lain-lain.
Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Lebaksiu telah mengiringi perjalanan bangsa pada era transisi demokrasi sesuai dengan keberadaannya sebagai bagian dari “Civil Society”. Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Lebaksiu merupakan kekuatan yang tidak sederhana jika diukur dengan indikator luas wilayah 4.340,468 Ha terdiri atas 15 desa, jumlah anggota yang mencapai 70 ribu jiwa dari 82.986 jiwa yang tersebar di seluruh desa di Kecamatan Lebaksiu, organisasi yang sedang berkembang dengan 23 Pengurus Ranting di tingkat desa di seluruh wilayah Kecamatan Lebaksiu.
Perkembangan ini merupakan bukti dukungan dan keinginan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan amal usaha, yang lebih luas sejalan dengan perkembangan masyarakat yang semakin maju dan dinamis yaitu dengan upaya meningkatkan dan mengembangkan komplek pendidikan dan dakwah, salah satunya dengan melaksanakan pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana yang ada untuk pendidikan dan dakwah. Salah satu yang berusaha kami penuhi sesuai dengan program yang telah digariskan adalah adanya sebuah Masjid Nahdliyin Center di Durensawit Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal yang berada di Sarana Pendidikan dan Dakwah MWC NU Lebaksiu.
Untuk mewujudkan hal tersebut, berbagai upaya telah dilakukan dengan cara mengumpulkan infak dari para donator, pengurus NU dan Banom NU dan para simpatisan Nahdlatul Ulama yang di koordinir oleh Panitia Pembangunan Masjid dan Sarana Pendidikan Nahdliyin Center.

RENCANA PEMBANGUNAN
Masjid akan dibangun seluas 162,5 M2
Peresmian Peletakan Batu Pertama Pembangunan telah dilaksanakan pada hari Ahad Pahing, 12 Desember 2021
Pelaksanaan pembangunan dimulai 12 Desember 2021
Visi dan Misi
Visi :
Mewujudkan lingkungan pendidikan dan dakwah yang unggul dan berbasis Iman dan Taqwa (IMTAQ) dengan aqidah ahlussunah waljamaah annahdliyah
- Misi :
- Menumbuh kembangkan rasa iman dan taqwa masyarakat
- Membangun rasa kebersamaan dan kepedulian masyarakat
- Menjalin komunikasi dan hubungan harmonis dengan masyarakat dan Nahdlatul Ulama secara structural dan kultural
- ANALISA KEBUTUHAN
- Bahwa kebutuhan akan sarana ibadah dalam bentuk mesjid yang merupakan media pembentukan mental spiritual keagamaan dan sesuai program lanjutan jangka panjang dan menengah pembangunan area pendidikan dan dakwah di lingkungan Majlis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Lebaksiu sebagai salah satu tolak ukur dalam keberhasilan pengelolaan organisasi dalam upaya meningkatkan perbaikan pelayanan menuju pendidikan dan dakwah rahmatan lil alamin.
- Data kebutuhan dan fasilitas yang diperlukan meliputi :
- Ruang utama masjid
- Ruang serambi
- Ruang kantor
- WC dan Tempat Wudlu
- Gudang penyimpanan peralatan masjid
- Tempat parkir kendaraan
- Ruang pertemuan dan meeting
- Ruang pengajian dan pertemuan jamaah
- TEMPAT PELAKSAANAAN KEGIATAN
Masjid ini akan dibangun di Komplek Pendidikan dan Dakwah Nahdliyin Center yang berlokasi di Durensawit Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, dan berada dalam pembinaan dan pengawasan Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal

