Advertisement Advertisement
Home » PRNU Tegalandong Kirim Kader PD-PKPNU: Menjaga Wilayah Tetap Kokoh dalam Paham Aswaja

PRNU Tegalandong Kirim Kader PD-PKPNU: Menjaga Wilayah Tetap Kokoh dalam Paham Aswaja

Lebaksiu – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Tegalandong memperlihatkan komitmen kuat dalam mengawal dakwah Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah (Aswaja) dengan mengirimkan kader terbaiknya untuk mengikuti Pendidikan Dasar Pengkaderan Kepemimpinan Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) yang diselenggarakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Lebaksiu.

Langkah ini menjadi penting, sebab Desa Tegalandong dikenal sebagai salah satu basis NU yang strategis di wilayah Lebaksiu. Dengan dinamika sosial yang terus berkembang, PRNU menyadari bahwa penguatan kaderisasi adalah cara paling efektif untuk menjaga agar paham Aswaja tetap mengakar dan tidak mudah digeser oleh aliran maupun ideologi lain yang berpotensi memecah belah umat.

Ust. Yusuf, Ketua Tanfidziyah PRNU Tegalandong menegaskan bahwa kaderisasi melalui PD-PKPNU adalah jalan terbaik untuk mencetak generasi penerus NU yang tangguh. “Kami ingin memastikan bahwa wilayah Tegalandong tetap berada dalam koridor ajaran Aswaja. Melalui kader yang ditempa di PD-PKPNU, kami yakin mereka akan memiliki bekal ilmu, keterampilan, dan semangat khidmah untuk mengawal masyarakat,” katanya.

Dalam kegiatan PD-PKPNU, para peserta mendapatkan materi berjenjang tentang sejarah perjuangan para muassis NU, pemahaman ideologi Aswaja, tata kelola organisasi, hingga strategi dakwah kultural. Bekal ini diharapkan dapat membentuk kader NU yang bukan hanya paham teori, tetapi juga siap terjun langsung di tengah masyarakat.

Ust. Syaiful A, Ketua MWC NU Lebaksiu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap PRNU Tegalandong yang aktif mengirimkan kadernya. “Ranting adalah garda terdepan NU. Kalau rantingnya kuat, maka NU akan kokoh hingga ke cabang dan pusat. Upaya PRNU Tegalandong mengirim kader ke PD-PKPNU adalah ikhtiar nyata menjaga NU sekaligus menjaga masyarakat dari paham yang menyimpang dari Aswaja,” ujarnya.

Pola Tidur Berubah saat Ramadhan, Dokter Bagikan Tips Atur Jam Istirahat

Warga Desa Tegalandong menyambut baik langkah tersebut. Mereka menilai, keberadaan kader NU yang terdidik dan terorganisir akan membawa dampak positif, baik dalam penguatan kegiatan keagamaan seperti pengajian, tahlil, dan shalawatan, maupun dalam aspek sosial kemasyarakatan.

Seorang tokoh masyarakat setempat mengatakan, “NU di Tegalandong harus terus bergerak. Dengan adanya kader-kader hasil PD-PKPNU, kami berharap NU semakin solid, jamaah semakin terlayani, dan generasi muda bisa diarahkan pada jalan yang benar sesuai manhaj Aswaja.”

Pengiriman kader ke PD-PKPNU ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari strategi PRNU Tegalandong dalam membangun benteng Aswaja di tingkat desa. Dengan langkah ini, PRNU meneguhkan peranannya sebagai penjaga akidah umat, penguat tradisi keagamaan, sekaligus penggerak kemajuan desa melalui pendekatan ke-NU-an.

 

Wujud Khidmah Kemanusiaan: Muslimat NU Lebaksiu Salurkan Donasi untuk Korban Tanah Bergerak di Desa Kajen

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *