Balaradin, NU Lebaksiu Online – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lebaksiu menggelar kegiatan rutinan Ahad Pahing pada Ahad, 21 Desember 2025, yang bertepatan dengan 30 Jumadil Tsani 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut bertempat di Masjid Darunnajah Balaradin dan berlangsung dengan khidmat serta penuh semangat kebersamaan.
Rutinan Ahad Pahing ini dihadiri oleh jajaran pengurus MWC NU Lebaksiu, di antaranya Ketua MWC NU Lebaksiu Ust. Syaiful Amal dan Sekretaris MWC NU Lebaksiu A. Ja’far. Selain itu, turut hadir para Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah terpilih hasil Musyawarah Ranting NU (Musran) yang telah dilaksanakan secara bertahap sejak bulan Oktober 2025 hingga berakhir pada 16 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Ketua MWC NU Lebaksiu, Ust. Syaiful Amal, menegaskan pentingnya penataan organisasi dan kepengurusan NU di tingkat ranting agar roda jam’iyyah dapat berjalan dengan baik dan terarah. Menurutnya, pasca pelaksanaan Musran NU di seluruh ranting, langkah selanjutnya yang tidak kalah penting adalah percepatan administrasi kepengurusan.
“Setelah Musyawarah Ranting NU selesai, para Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah terpilih diharapkan segera mengirimkan permohonan Surat Keputusan (SK) kepengurusan. Hal ini penting agar struktur organisasi di tingkat ranting segera definitif dan bisa langsung bekerja melayani jam’iyyah dan masyarakat,” ujar Ust. Syaiful Amal.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa MWC NU Lebaksiu merencanakan pelantikan massal Pengurus Ranting NU (PRNU) se-Kecamatan Lebaksiu yang dijadwalkan pada 1 Februari 2026. Tanggal tersebut dipilih secara khusus karena bertepatan dengan peringatan 100 tahun kelahiran Nahdlatul Ulama secara Masehi, sehingga diharapkan menjadi momentum bersejarah bagi penguatan organisasi NU di tingkat akar rumput.
Sementara itu, Sekretaris MWC NU Lebaksiu, A. Ja’far, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa pihaknya telah mulai melakukan langkah-langkah teknis untuk menyukseskan agenda besar tersebut. Salah satunya dengan membentuk panitia pelantikan massal PRNU se-Kecamatan Lebaksiu, lengkap dengan pembagian sejumlah divisi sesuai kebutuhan kegiatan.
“Panitia pelantikan massal sudah mulai dibentuk, termasuk pembagian divisi-divisi agar persiapan dapat dilakukan secara matang, terstruktur, dan maksimal. Kegiatan ini melibatkan seluruh ranting NU di Kecamatan Lebaksiu, sehingga perlu koordinasi yang baik,” jelasnya.
Selain membahas agenda organisasi, Sekretaris MWC NU Lebaksiu juga menyinggung program donasi peduli bencana banjir di Sumatera dan Aceh. Ia mengajak seluruh jajaran NU di Kecamatan Lebaksiu untuk berpartisipasi aktif dalam program kemanusiaan tersebut sebagai wujud nyata nilai persaudaraan dan gotong royong yang diajarkan Nahdlatul Ulama.
“Musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh adalah duka kita bersama. NU hadir tidak hanya dalam urusan keagamaan dan organisasi, tetapi juga dalam kepedulian sosial. Melalui donasi ini, kita ingin membantu meringankan beban mereka,” tutur A. Ja’far.
Rutinan Ahad Pahing ini menjadi momentum penting bagi MWC NU Lebaksiu untuk menyatukan langkah, memperkuat konsolidasi organisasi, serta meneguhkan komitmen khidmah NU dalam bidang keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, MWC NU Lebaksiu optimistis seluruh agenda organisasi ke depan dapat terlaksana dengan baik dan membawa manfaat luas bagi umat.
—
By djaf

Comment