Slawi – Sekolah Lansia Al Istiqomah PAC Muslimat NU Lebaksiu menggelar acara wisuda bagi 75 peserta lansia pada Sabtu, 13 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat tersebut dilaksanakan di Gedung PC Muslimat NU Kabupaten Tegal, Slawi. Wisuda ini diselenggarakan secara bersama dengan Sekolah Lansia PAC Muslimat NU Slawi, Dukuhwaru, dan Kedungbanteng sebagai bentuk sinergi dan penguatan program pemberdayaan lansia di lingkungan Muslimat NU Kabupaten Tegal.
Acara wisuda dihadiri langsung oleh Bupati Tegal, H. Ischak Maulana Rohman, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal Hj. Umi Azizah, jajaran pengurus PC Muslimat NU, para ketua PAC Muslimat NU, serta dr. Bening yang selama ini berperan sebagai pembina kegiatan Sekolah Lansia. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi wujud dukungan nyata terhadap upaya peningkatan kualitas hidup para lansia melalui pendidikan nonformal yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal Hj. Umi Azizah menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengelola Sekolah Lansia, khususnya Sekolah Lansia Al Istiqomah PAC Muslimat NU Lebaksiu, atas komitmen dan konsistensinya dalam mendampingi para lansia. Menurutnya, Sekolah Lansia bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang silaturahmi, berbagi pengalaman, serta sarana untuk menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual para lansia agar tetap produktif dan bahagia di usia senja.
“Sekolah lansia ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memuliakan orang tua. Di sini para lansia diajak untuk terus belajar, bersosialisasi, menjaga kesehatan, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan. Harapannya, para wisudawan dan wisudawati dapat menjadi lansia yang sehat, mandiri, dan bermartabat,” tutur Hj. Umi Azizah.
Sementara itu, Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman dalam sambutannya memberikan penghargaan kepada Muslimat NU yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya bagi kelompok lansia. Ia menegaskan bahwa program Sekolah Lansia sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal dalam mewujudkan lansia yang sehat, aktif, dan sejahtera.
“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti ini. Lansia bukan beban, tetapi aset yang harus kita rawat dan berdayakan. Dengan adanya sekolah lansia, para orang tua kita tetap memiliki ruang untuk belajar, beraktivitas, dan berkontribusi sesuai dengan kapasitasnya,” ungkap Bupati Tegal.
Sebagai pembina kegiatan, dr. Bening menjelaskan bahwa materi yang diberikan dalam Sekolah Lansia meliputi edukasi kesehatan, pola hidup bersih dan sehat, pengelolaan penyakit degeneratif, kesehatan mental, hingga penguatan spiritual. Ia berharap para lulusan sekolah lansia dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Prosesi wisuda berlangsung dengan penuh haru dan kebanggaan. Para peserta lansia tampak antusias mengenakan atribut wisuda, didampingi oleh keluarga dan pengurus Muslimat NU. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan seni dari para peserta sekolah lansia serta doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelulusan yang diraih.
Dengan terselenggaranya wisuda ini, PAC Muslimat NU Lebaksiu bersama PAC Muslimat NU Slawi, Dukuhwaru, dan Kedungbanteng berharap program Sekolah Lansia dapat terus berlanjut dan berkembang. Ke depan, diharapkan semakin banyak lansia yang terlibat sehingga dapat mewujudkan masyarakat Kabupaten Tegal yang ramah lansia, berdaya, dan berakhlakul karimah.

Comment