Home » MWC NU Lebaksiu Gelar Rutinan Ahad Pahing Perdana Masa Khidmah 2026–2031, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Pelayanan Umat

MWC NU Lebaksiu Gelar Rutinan Ahad Pahing Perdana Masa Khidmah 2026–2031, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Pelayanan Umat

Lebaksiu, 19 Juli 2026 – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lebaksiu menggelar Rutinan Ahad Pahing perdana pada masa khidmah 2026–2031 di Masjid Jami’ Baitul Mukhlisin, PRNU Timbangreja Wetan, Ahad (19/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB tersebut menjadi momentum awal konsolidasi kepengurusan baru sekaligus penguatan program-program pelayanan kepada masyarakat.

Rutinan perdana ini dihadiri oleh jajaran Syuriah dan Tanfidziyah MWC NU Lebaksiu, seluruh pengurus lembaga MWC NU Lebaksiu, serta pengurus PRNU se-Kecamatan Lebaksiu. Kehadiran ratusan pengurus dari berbagai tingkatan menunjukkan semangat kebersamaan dan kesiapan seluruh elemen Nahdlatul Ulama untuk menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Lebaksiu, Ust. Syaiful Amal, S.H.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa rutinan Ahad Pahing akan menjadi forum strategis yang tidak hanya mempererat ukhuwah antarpengurus, tetapi juga menjadi wadah koordinasi, evaluasi, dan pelaksanaan berbagai program organisasi yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Rutinan Ahad Pahing bukan sekadar forum silaturahmi, tetapi menjadi ruang konsolidasi seluruh perangkat organisasi NU di Kecamatan Lebaksiu. Dari forum inilah diharapkan lahir berbagai inovasi dan program yang membawa manfaat bagi jam’iyah maupun jamaah,” ungkapnya.

Sementara itu, Rois Syuriah MWC NU Lebaksiu, KH. Bahroni, mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat semangat khidmah, menjaga kekompakan organisasi, serta mengedepankan pelayanan kepada umat. Menurut beliau, kepengurusan masa khidmah 2026–2031 harus mampu menghadirkan NU yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sosialisasi STKIPNU Tegal di MWC NU Lebaksiu, Dukung Program SaDeSA dengan 100 Beasiswa Kuliah Gratis

Hadirkan Konsep Baru melalui Pentasyarufan Koin NU

Berbeda dengan pelaksanaan rutinan sebelumnya, Ahad Pahing perdana ini menghadirkan konsep baru berupa program pentasyarufan Koin NU yang dilaksanakan langsung oleh UPZIS LazisNU MWC NU Lebaksiu.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan disalurkan kepada 11 mustahiq sebagai penerima manfaat dana Koin NU yang dihimpun dari masyarakat melalui gerakan infak warga Nahdliyin. Selain santunan kepada para mustahiq, LazisNU juga menyerahkan bantuan satu unit kursi roda kepada salah seorang warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Pengurus UPZIS MWC NU Lebaksiu menyampaikan bahwa program pentasyarufan Koin NU akan menjadi agenda tetap pada setiap rutinan Ahad Pahing, sehingga masyarakat dapat secara langsung menyaksikan manfaat dana yang telah dihimpun melalui gerakan Koin NU.

Langkah tersebut diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan secara amanah, profesional, dan transparan.

Pengukuhan LKNU MWC NU Lebaksiu, Siap Wujudkan Klinik NU untuk Pelayanan Kesehatan Umat

Pengukuhan LKNU MWC NU Lebaksiu

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, MWC NU Lebaksiu juga melaksanakan pengukuhan kepengurusan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) MWC NU Lebaksiu yang dipimpin langsung oleh Rois Syuriah MWC NU Lebaksiu, KH. Bahroni.

Pengukuhan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kesehatan warga Nahdliyin. Kepengurusan LKNU dipimpin oleh M. Mushlih bersama jajaran pengurus yang terdiri dari Saeruroh, Hanifah, Khafid Awaludin, H. Nasrul M., dan dr. Setia Hilmi, Sp.An.

Dalam arahannya, KH. Bahroni berharap LKNU segera bergerak menyusun program kerja dan mempersiapkan operasional Klinik NU Lebaksiu yang bangunannya telah tersedia. Menurut beliau, keberadaan klinik merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk nyata khidmah NU di bidang kesehatan.

“Kita sudah memiliki bangunan Klinik NU. Tugas LKNU sekarang adalah mempersiapkan seluruh kebutuhan agar klinik tersebut dapat segera beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pesannya.

LazisNU MWC NU Lebaksiu Salurkan Santunan Koin NU kepada 10 Mustahiq dan Bantuan Kursi Roda

Menjadi Pusat Konsolidasi Program NU

Selain agenda organisasi, menurut Sekretaris MWC NU lebaksiu H. A. Ja’far, kegiatan Ahad Pahing juga diisi dengan penyampaian berbagai informasi dan program strategis MWC NU Lebaksiu, termasuk penguatan lembaga-lembaga, pelayanan sosial, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat. Forum ini menjadi media koordinasi antara MWC NU dengan seluruh ranting agar setiap program dapat berjalan secara sinergis hingga tingkat desa.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Para pengurus memanfaatkan forum tersebut untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan amanah organisasi.

Dengan suksesnya pelaksanaan Rutinan Ahad Pahing perdana masa khidmah 2026–2031, MWC NU Lebaksiu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui inovasi berupa pentasyarufan Koin NU, penguatan LKNU, serta konsolidasi seluruh pengurus hingga tingkat ranting, MWC NU Lebaksiu optimistis dapat mewujudkan visi organisasi yang semakin mandiri, profesional, dan berkhidmah untuk kemaslahatan umat selama masa khidmah 2026–2031.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *