Lebaksiu, 3 November 2025 — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Lebaksiu menggelar acara pemberangkatan jamaah umrah dalam program “Umrah Bareng MWC NU Lebaksiu” pada Senin pagi, 3 November 2025, bertempat di kantor MWC NU Lebaksiu. Acara berlangsung khidmat dan penuh haru sejak pukul 06.00 WIB, dihadiri oleh jajaran pengurus, tokoh agama, keluarga jamaah, serta masyarakat sekitar.
Program ini merupakan giat pertama MWC NU Lebaksiu di bidang pelayanan ibadah luar negeri yang digagas sebagai upaya mempererat ukhuwah dan memberikan kemudahan bagi warga Nahdliyyin yang ingin menunaikan ibadah umrah dengan bimbingan yang terpercaya dan sesuai manhaj Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyyah. Di antara para jamaah tersebut turut bergabung Ketua MWC NU Lebaksiu, Ustadz Syaiful Amal bersama istri, yang akan menjadi bagian dari perjalanan spiritual ke Tanah Suci Makkah dan Madinah.
Rombongan dijadwalkan terbang pukul 19.00 WIB menggunakan maskapai Saudia Airlines, dengan agenda ziarah dan ibadah di Kota Makkah selama 6 hari, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke Madinah selama 4 hari. Para jamaah direncanakan kembali ke tanah air pada tanggal 14 November 2025.
—
✈️ Suasana Pemberangkatan yang Khidmat dan Penuh Haru
Acara pemberangkatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris MWC NU Lebaksiu, A. Ja’far, ST, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa program umrah bersama ini menjadi langkah awal bagi MWC NU dalam memperluas peran dan pelayanan kepada umat.
> “Alhamdulillah, ini adalah program perdana MWC NU Lebaksiu di bidang umrah. Semoga menjadi inspirasi dan membuka jalan bagi kegiatan serupa di masa mendatang. Kami doakan seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan umrah yang mabrur,” tutur A. Ja’far.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah dan doa keberangkatan yang disampaikan oleh KH. Bahroni, Rois Syuriah MWC NU Lebaksiu. Dalam tausiahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga niat dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah umrah.
> “Perjalanan ke Tanah Suci bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan hati. Jadikan setiap langkah sebagai bentuk pengabdian dan rasa syukur kepada Allah SWT. Doakan pula agar NU di Lebaksiu terus diberkahi dan semakin maju dalam khidmah kepada umat,” pesan KH. Bahroni.
Sebagai penutup, prosesi pelepasan ditandai dengan kumandang adzan dan iqomah oleh KH. Amirudin, sebagai simbol keberangkatan yang disertai doa dan keberkahan. Suasana haru menyelimuti halaman kantor MWC NU Lebaksiu saat keluarga dan pengurus saling bersalaman melepas para jamaah menuju bus keberangkatan.
—
🌙 Harapan dan Doa untuk Jamaah
Pemberangkatan umrah ini bukan hanya momentum spiritual bagi jamaah yang berangkat, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MWC NU Lebaksiu. Melalui kegiatan ini, NU diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan terus berperan aktif dalam pelayanan keagamaan yang bermanfaat.
Seluruh pengurus dan warga NU Lebaksiu mendoakan agar rombongan jamaah umrah senantiasa diberi keselamatan, kesehatan, dan kemudahan dalam beribadah, serta pulang dengan membawa umrah yang mabrur dan penuh berkah.
> “Semoga perjalanan ini membawa keberkahan bagi para jamaah, keluarga, dan seluruh warga Nahdliyyin. Dan mudah-mudahan menjadi awal dari tradisi umrah bersama yang terus berlanjut setiap tahun,” tutup Ust. Syaiful Amal sebelum keberangkatan.
—
Bu djaf

Comment