Balaradin – Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Balaradin, Kecamatan Lebaksiu, menggelar Musyawarah Ranting (Musran) pada Rabu, 12 November 2025, bertempat di Gedung Serba Guna NU Balaradin. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kekeluargaan dalam suasana demokratis khas warga nahdliyyin.
Musyawarah diikuti oleh para pengurus masjid dan musholla se-Desa Balaradin sebagai pemilik hak suara, serta dihadiri jajaran Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Lebaksiu. Turut hadir Rois Syuriah MWC NU Lebaksiu, Wakil Syuriah KH. Amirudin, Pelaksana Harian (PLH) Ketua Tanfidziyah KH. Akhmad Khanafi Rahmat, Sekretaris MWC NU A. Ja’far, serta Wakil Sekretaris Affan Muzakki dan Akhmad Subekhi.
Dalam musyawarah tersebut, terdapat tiga bakal calon ketua Tanfidziyah yang diajukan, yaitu Ust. Bukhori, Ust. Misbahudin, dan Ust. Riyadi Solihin, S.Pd.I. Setelah melalui proses musyawarah dan pemungutan suara oleh para ketua masjid dan musholla, akhirnya Ust. Riyadi Solihin, S.Pd.I terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah Ranting NU Balaradin masa khidmat 2026–2031.
Sementara itu, posisi Rois Syuriah Ranting NU Balaradin dipercayakan kepada Kiai Saefudin Chambaki, yang selama ini dikenal sebagai tokoh kharismatik dan pengasuh kegiatan keagamaan di wilayah setempat.
KH. Akhmad Khanafi Rahmat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan jamaah atas terselenggaranya musyawarah dengan tertib dan guyub. “Musyawarah ini bukan sekadar memilih pengurus, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah dan soliditas warga nahdliyyin di tingkat desa,” ujarnya.
Sementara itu, Ust. Riyadi Solihin menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Ia berkomitmen untuk melanjutkan khidmat NU di Balaradin dengan semangat kebersamaan. “Kami akan memperkuat peran NU dalam bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Semoga pengurus yang baru mampu menjadi penggerak kegiatan keagamaan di tengah masyarakat,” tuturnya.
Musyawarah Ranting NU Balaradin ini ditutup dengan doa oleh KH. Bahroni, menandai semangat baru dalam melanjutkan perjuangan jam’iyyah Nahdlatul Ulama di tingkat akar rumput.
—
by djaf

Comment