Tegalandong — Musyawarah Ranting Nahdlatul Ulama (Musran NU) Desa Tegalandong yang digelar pada Ahad, 16 November 2025, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Dalam forum yang menjadi ajang konsolidasi organisasi tersebut, para peserta secara mufakat kembali memberikan amanah kepada Ust. Yusup sebagai Ketua Tanfidziyah PRNU Tegalandong periode 2025–2030. Sementara itu, K. Muzayyin ditetapkan sebagai Rois Syuriah PRNU Tegalandong masa khidmat 2026–2031.
Musyawarah yang diselenggarakan di lingkungan Ranting NU Tegalandong itu dipimpin langsung oleh Sekretaris MWC NU Lebaksiu, A. Ja’far, bersama Gus Ya’lu Khanif sebagai pimpinan sidang. Acara berlangsung tertib, diawali dengan pembacaan tawassul, laporan pertanggungjawaban pengurus, hingga sesi musyawarah yang melibatkan seluruh unsur jamaah dan jam’iyyah NU setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua MWC NU Lebaksiu, KH. Ahmad Khanafi, memberikan apresiasi terhadap perjalanan panjang NU di Desa Tegalandong. Ia menegaskan bahwa Tegalandong memiliki posisi strategis dalam peta gerakan Nahdlatul Ulama di Kecamatan Lebaksiu.
“Tegalandong adalah pusat pergerakan NU di Kecamatan Lebaksiu. Sejak dulu, kader-kader dari desa ini menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Tradisi ini harus terus dijaga oleh para pengurus baru,” ungkap KH. Ahmad Khanafi dalam sambutannya.
Penetapan kembali Ust. Yusup sebagai ketua tanfidziyah menunjukkan kepercayaan besar dari warga dan kader NU Tegalandong terhadap kepemimpinannya selama periode sebelumnya. Sosoknya dikenal sebagai tokoh yang aktif menggerakkan kegiatan-kegiatan keagamaan, pemberdayaan umat, dan penguatan struktur organisasi.
Sementara itu, K. Muzayyin sebagai Rois Syuriah dinilai memiliki kapasitas keilmuan dan keteladanan yang dibutuhkan untuk memimpin jalur kedisiplinan keagamaan dan spiritual dalam tubuh organisasi PRNU Tegalandong.
Musyawarah berjalan lancar dengan suasana penuh kekeluargaan. Para tokoh yang hadir berharap kepengurusan baru ini mampu membawa PRNU Tegalandong semakin maju, berdaya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan ditetapkannya kepengurusan baru ini, PRNU Tegalandong memasuki babak baru perjuangan untuk memperkuat dakwah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah serta memperluas peran sosial keagamaan di tengah masyarakat Desa Tegalandong dan sekitarnya. Semangat khidmat dan kolaborasi antar-banom diharapkan menjadi pendorong bagi lahirnya berbagai program inovatif dan kemaslahatan bagi umat.
by djaf

Comment