Advertisement Advertisement
Home » Data Tanah Bergerak di Desa Kajen (Lebaksiu, Kabupaten Tegal)

Data Tanah Bergerak di Desa Kajen (Lebaksiu, Kabupaten Tegal)

đź—“ Insiden Tanah Bergerak Terbaru (Januari 2026)
Pergerakan tanah terjadi pada 24–26 Januari 2026, terutama di Dukuh Belimbing, Desa Kajen.
Penyebab utamanya adalah curah hujan tinggi yang diikuti longsoran tebing di Sungai Gung.
Dampaknya:
Sebanyak 24 rumah warga mengalami retakan dan kerusakan serius.
Pemerintah setempat mendorong relokasi rumah ke lokasi aman.
Penanganan darurat, evakuasi, bantuan logistik/santunan serta posko bencana telah dilakukan oleh BPBD dan pemerintah daerah.

📊 Data Kerusakan & Periode Sebelumnya
Tanah bergerak di Desa Kajen bukan kejadian tunggal; ada beberapa periode sebelumnya:
2024
Februari 2024: Sekitar 30 rumah rusak akibat tanah bergerak di RT 2, 3, dan 4 RW 09.
Pergerakan kembali dipicu oleh hujan deras dan banjir di Sungai Gung pada 4 Februari 2024.
Warga menyatakan tanah terus bergeser ke arah sungai.

2022
Juni 2022: Peristiwa tanah bergerak mengakibatkan puluhan hingga sekitar 60–75 rumah rusak di beberapa RW di Desa Kajen.
Antara 57–69 rumah mengalami rusak ringan hingga berat.
Lokasi terdampak paling parah berada di RT 03 dan RT 04 RW 09 sebelah bibiran sungai Gung.
Tidak ada korban jiwa, namun rumah dan fasilitas rusak parah (dinding, lantai, jalan ambles).

2025 (Agustus–September)
Pelaporan bencana tanah bergerak pada Agustus–September 2025 menunjukkan:
Sekitar 87 rumah terdampak dengan beberapa yang hilang/tidak bisa dihuni.
Dampak tambahan berupa kerusakan lahan persawahan ±300 hektare dan amblesnya makam di wilayah Desa Kajen serta desa tetangga.
Upaya relokasi khususnya di lokasi sungai dan area rawan disorot oleh warga.

đź§­ Lokasi dan Pola Pergerakan
Kawasan terdampak utama: Dukuh Belimbing & RW 09 di Desa Kajen.
Sungai Gung merupakan titik fokus yang sering dikaitkan dengan munculnya tanah bergerak — terutama ketika hujan deras dan banjir meningkatkan tekanan air tanah di lereng dan tebing sungai.

Wujud Khidmah Kemanusiaan: Muslimat NU Lebaksiu Salurkan Donasi untuk Korban Tanah Bergerak di Desa Kajen

Aktivitas tanah bergerak ini cenderung terjadi berulang tiap musim hujan besar di wilayah ini.

🧑‍🌾 Dampak Sosial & Ekonomi
âś” Rumah warga rusak / tak layak huni
âś” Ancaman keselamatan jiwa saat hujan deras
âś” Relokasi menjadi solusi utama
âś” Bantuan darurat dan santunan telah disalurkan
âś” Lahan pertanian berpotensi terputus atau rusak
âś” Infrastruktur dan makam terdampak
âś” Warga semakin was-was saat musim hujan

📌 Kesimpulan
Fenomena tanah bergerak di Desa Kajen Kecamatan Lebaksiu merupakan bencana yang berulang dan kompleks, dipicu oleh kondisi geologi lokal yang labil, curah hujan tinggi, serta alih fungsi lahan di sekitar sungai. Dampaknya besar bagi pemukiman warga, infrastruktur, dan sektor pertanian setempat. Pemerintah daerah merespons dengan penanganan darurat dan relokasi sebagai bentuk mitigasi risiko keselamatan.

By Najaa

MWC NU Lebaksiu dan PRNU Se-Kecamatan Salurkan Bantuan untuk Korban Tanah Bergerak di Padasari Jatinegara

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *