Advertisement Advertisement
Home » KH Ubaidullah Shodaqoh Ajak Generasi Muda NU: Jangan Ributkan Kandidat, Suarakan Isu dan Program

KH Ubaidullah Shodaqoh Ajak Generasi Muda NU: Jangan Ributkan Kandidat, Suarakan Isu dan Program

Semarang, NU Online Jateng

Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, memberikan pesan mendalam kepada generasi muda Nahdliyin menjelang pelaksanaan Muktamar NU mendatang. Beliau meminta para penggerak muda untuk mengubah paradigma dari sekedar meributkan posisi kandidat menjadi fokus pada penguatan isu strategi dan program kerja. Kiai yang akrab disapa Mbah Ubaid ini menyayangkan tren setiap menjelang Muktamar yang lebih didominasi oleh hiruk-pikuk dukungan tokoh daripada memuat ideologi mengenai masa depan jam’iyyah.

“Selama ini setiap akan ada Muktamar, kita hanya diramaikan dengan kandidat saja. Ribut tentang kandidat, tapi tidak ribut tentang isu dan program apa yang harus diperjuangkan. Ini yang kita sayangkan,” ujar Mbah Ubaid yang di kutip dari Youtube TVNU, pada Senin (11/05/2026).

Mbah Ubaid mendorong generasi muda untuk menjadi pelopor dalam mewakili agenda besar NU di masa depan. Menurutnya, kesehatan sebuah organisasi tercermin dari dinamika diskusi yang substantif.

“Generasi muda tolong jangan selalu meributkan siapa kandidatnya. Tapi suarakan apa yang harus dikerjakan NU yang akan datang. Isu apa yang harus dipertegas dan diperkuat. Sehingga nanti kepada kepengurusan baru, kami tawarkan: sanggup tidak Anda melaksanakan visi dan program yang demikian?” tegasnya.

PWNU Jatim gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”

Ia berharap forum Muktamar menjadi arena yang sibuk dengan programatik.

“Itu yang sehat. Bukan melihat kandidatnya dulu baru bicara visi, tapi isu kita lontarkan dulu sehingga kita disibukkan dalam diskusi tentang program,” imbuhnya.

Selain soal internal organisasi, Mbah Ubaid ini juga mengingatkan jati diri NU sebagai pilar bangsa. Beliau menekankan bahwa NU tidak boleh hanya terjebak pada urusan sektoral, melainkan harus mampu memberikan sumbangsih nyata dalam persoalan negara.

“NU itu besar dan berdiri sendiri. NU harus bisa menyumbangkan jasanya untuk bangsa ini tanpa harus bergantung pada rezim tertentu. Kalau tergantung rezim, kita akan terkooptasi dan tidak bisa berbuat banyak,” jelas Mbah Ubaid.

PR NU Dukuhdamu Istiqamah Gelar Pertemuan Rutin Selasa Wage untuk Perkuat Jam’iyah dan Ukhuwah Nahdliyyin

Namun ia memberikan catatan penting sesuai prinsip Ahlussunnah wal Jamaah mengenai hubungan NU dengan pemerintah. Menurutnya, NU tidak boleh memposisikan dirinya sebagai lawan ( vis-a-vis ) pemerintah, namun tetap menjaga jarak yang sehat.

“Bukan berarti kita berhadapan dengan pemerintah, itu jelas keliru. Dalam koridor Aswaja, kita dilarang menentang pemerintahan yang sah. Namun, posisi kita adalah menjadi mitra kritis. Berada dalam koridor kritik untuk memperbaiki kita bersama,” tutupnya.

Pesan ini diharapkan menjadi pemantik bagi para aktivis muda NU, khususnya di Jawa Tengah, untuk lebih produktif dalam merumuskan gagasan-gagasan besar demi kemajuan jamaah dan jam’iyyah Nahdlatul Ulama di masa depan.

Editor: Lukman Hakim

PWNU Jateng Tegaskan Tersangka P3nc4bul4n di Pati Bukan Kiai: Dia Dukun

Kontributor: Muhammad Miftahul Khoir

Sumber: https://jateng.nu.or.id/regional/kh-ubaidullah-shodaqoh-ajak-generasi-muda-nu-jangan-ributkan-kandidat-suarakan-isu-dan-program-KlnlG

___
Download NU Online Super App, aplikasi keislaman terlengkap! https://nu.or.id/superapp (Android/iOS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *