Advertisement Advertisement
Home » Rutinan Ahad Pahing MWCNU Lebaksiu Teguhkan Soliditas, Siapkan Musyawarah Ranting NU (September-Desember 2025)

Rutinan Ahad Pahing MWCNU Lebaksiu Teguhkan Soliditas, Siapkan Musyawarah Ranting NU (September-Desember 2025)

Lebaksiu – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lebaksiu kembali menggelar kegiatan rutinan Ahad Pahing, 3 Agustus 2025 di Masjid Nahdliyin Center MWC NU Lebaksiu di Durensawit Kesuben. Rutinan yang dipusatkan di salah satu ranting NU ini diikuti jajaran pengurus MWC, ranting, badan otonom, serta jamaah nahdliyin dengan suasana penuh kekhidmatan.

Selain istighotsah, tahlil, dan mauidhah hasanah, dalam kesempatan tersebut MWCNU Lebaksiu juga menyampaikan rencana strategis organisasi, yakni menggelar Musyawarah Ranting NU se-Kecamatan Lebaksiu. Agenda ini menjadi bagian penting dari proses reorganisasi sekaligus memperkokoh pergerakan NU di tingkat bawah.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Lebaksiu Ustad Syaiful Amal menegaskan bahwa massa khidmat PRNU se kecamatan Lebaksiu 2021-2026 akan berakhir tanggal 31 Januari 2026, sehingga perlu diselenggarakan musyawarah Ranting secara serentak mulai Bulan September sampai dengan Desember 2025. musyawarah ranting adalah momentum konsolidasi struktural agar NU di tingkat desa semakin kuat.

“NU di ranting adalah ujung tombak khidmat kepada umat. Dengan musyawarah ranting, kita memperbarui semangat perjuangan, menyiapkan kader, dan meneguhkan kembali komitmen khidmat kepada jam’iyah,” ujarnya.

Sekretaris MWCNU Lebaksiu, Achmad Ja’far, menambahkan bahwa reorganisasi tidak sekadar memilih kepengurusan baru, melainkan juga sarana menguatkan kultur organisasi.

Pola Tidur Berubah saat Ramadhan, Dokter Bagikan Tips Atur Jam Istirahat

“Ranting NU harus menjadi pusat pergerakan warga nahdliyin. Reorganisasi melalui musyawarah ranting adalah ikhtiar agar perjuangan NU semakin terarah, terorganisir, dan bermanfaat untuk umat,” ungkapnya.

Rutinan Ahad Pahing yang sudah menjadi tradisi MWCNU Lebaksiu ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa serta harapan agar NU terus menjadi penjaga tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah yang membawa rahmat bagi masyarakat.


Wujud Khidmah Kemanusiaan: Muslimat NU Lebaksiu Salurkan Donasi untuk Korban Tanah Bergerak di Desa Kajen

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *