Lebaksiu, nulebaksiu Online – PAC Fatayat NU Kecamatan Lebaksiu turut berpartisipasi dalam kegiatan Ziaroh Kubro yang diselenggarakan bersama PC Fatayat NU Kabupaten Tegal pada tanggal 27–28 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti oleh kader Fatayat NU dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tegal tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, semangat kebersamaan, dan nuansa religius yang mendalam.
Rombongan PAC Fatayat NU Lebaksiu dipimpin langsung oleh Ketua PAC Fatayat NU Lebaksiu, Sahabat Lina Ulfah. Keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar organisasi untuk memperkuat spiritualitas kader sekaligus menanamkan kecintaan kepada para ulama, muassis Nahdlatul Ulama, dan tokoh-tokoh perempuan NU yang telah berjasa besar dalam perjuangan dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Kegiatan Ziaroh Kubro mengusung tema “Meraih Berkah, Menguatkan Iman, Mempererat Ukhuwah.” Tema tersebut sejalan dengan semangat Fatayat NU dalam membangun kader perempuan muda NU yang religius, solid, serta memiliki kepedulian terhadap perjuangan organisasi dan umat.
Perjalanan ziarah dimulai menuju Semarang dengan mengunjungi makam Mbah Sholeh Darat, ulama besar yang dikenal sebagai guru para tokoh bangsa dan ulama Nusantara. Di lokasi tersebut, para peserta melaksanakan tahlil, doa bersama, dan pembacaan shalawat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para ulama terdahulu.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Makam Sunan Gresik, salah satu anggota Wali Songo yang memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di tanah Jawa. Selain itu, rombongan juga berziarah ke makam Nyai Khuzaemah, KH. Wahab Chasbullah, Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, serta makam almarhumah Hj. Margaret Aliyah yang dikenal sebagai tokoh perempuan NU dan mantan Ketua Umum PP Fatayat NU.
Tidak hanya itu, para peserta juga mengunjungi Masjid Tuban dan makam pendiri Fatayat NU, Hj. Aminah Mansur. Momentum tersebut menjadi pengingat penting bagi kader Fatayat NU akan sejarah panjang perjuangan perempuan Nahdliyyin dalam menjaga nilai-nilai Islam moderat dan tradisi ke-NU-an.
Ketua PAC Fatayat NU Lebaksiu, Sahabat Lina Ulfah, menyampaikan bahwa kegiatan Ziaroh Kubro bukan sekadar perjalanan religi, melainkan sarana untuk memperkuat nilai spiritual, mempererat silaturahmi antar kader, serta meningkatkan semangat khidmah dalam organisasi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh kader Fatayat NU Lebaksiu dapat mengambil hikmah dari perjuangan para ulama dan tokoh NU. Ziarah ini menjadi pengingat bahwa perjuangan dakwah dan pengabdian kepada umat harus terus dilanjutkan dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.
Selama perjalanan, suasana penuh keakraban tampak begitu terasa. Para peserta saling berbagi pengalaman, melantunkan shalawat, membaca tahlil, dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Kebersamaan yang terjalin selama perjalanan diharapkan mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah Nahdliyah di lingkungan Fatayat NU.
Selain kegiatan ziarah, peserta juga mendapatkan kesempatan mengunjungi destinasi wisata religi dan pusat oleh-oleh sebagai bagian dari penyegaran dan kebersamaan antarkader. Hal tersebut semakin menambah semangat dan kekompakan rombongan selama kegiatan berlangsung.
PAC Fatayat NU Lebaksiu sendiri terus aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan, sosial, dan pemberdayaan perempuan di wilayah Kecamatan Lebaksiu. Melalui kegiatan seperti Ziaroh Kubro ini, Fatayat NU Lebaksiu berupaya membentuk kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual, kecintaan terhadap ulama, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh kader Fatayat NU semakin termotivasi untuk menjaga tradisi para ulama, memperkuat peran perempuan NU di tengah masyarakat, serta terus istiqamah dalam berkhidmah demi kemaslahatan umat dan bangsa.


Komentar