Advertisement Advertisement
Home » PC Muslimat NU Tegal

PC Muslimat NU Tegal

Menjelang pelaksanaan Konfercab XI Muslimat NU Kabupaten Tegal yang akan digelar pada Minggu, 10 Mei 2026 di Gedung PC Muslimat NU Kabupaten Tegal, Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Tegal terus menunjukkan kiprah dan pengabdian nyata bagi masyarakat.

Mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian dan Meneduhkan Peradaban”, Konfercab ke-11 menjadi momentum evaluasi sekaligus refleksi perjalanan organisasi selama masa khidmah 2021–2026.

Selama lima tahun terakhir, PC Muslimat NU Kabupaten Tegal terus berkomitmen menjalankan berbagai program strategis, baik program jangka menengah maupun program jangka panjang sesuai master plan Muslimat NU. Berbagai program tersebut diarahkan untuk memperkuat peran organisasi di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, hingga dakwah demi terwujudnya masyarakat yang damai, adil, sejahtera, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam Nusantara.

Ketua dan jajaran pengurus bersama 19 Pimpinan Anak Cabang, ratusan Pimpinan Ranting dan Anak Ranting yang berjumlah 369, terus bergerak bersama membangun pelayanan umat. Seluruh capaian ini tidak lepas dari sinergi bersama PCNU, pemerintah daerah, badan otonom, lembaga pendidikan, hingga berbagai organisasi dan mitra strategis lainnya.

Di bidang pelayanan ibadah, melalui Yayasan Haji Muslimat Nahdlatul Ulama, Muslimat NU secara konsisten membimbing jamaah haji melalui KBIHU Muslimat NU Kabupaten Tegal. Sejak tahun 2021 hingga 2026, tercatat kurang lebih 960 jamaah telah mendapatkan layanan bimbingan ibadah haji. Kehadiran layanan ini menjadi bentuk nyata pengabdian Muslimat NU dalam mendampingi umat menjalankan ibadah secara aman dan nyaman.

Satgas Perlindungan Santri Jadi Rekomendasi Utama Halaqah Pesantren Putri se-Jateng

Sementara itu, di bidang sosial dan kesejahteraan, Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU terus berkembang melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Muslimat NU berhasil mendirikan dua panti asuhan dan mengembangkan 20 sekolah lansia yang memberikan ruang pembelajaran dan pemberdayaan bagi para lanjut usia. Tidak hanya itu, sebanyak 2.320 siswa standar satu dan standar dua turut berkembang bersama program sosial Muslimat NU.

Komitmen besar juga terlihat di sektor pendidikan. Melalui Yayasan Pendidikan Muslimat NU, Muslimat NU Kabupaten Tegal terus memperluas layanan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dan Ahlussunnah wal Jamaah An Nahdliyah.

Hingga tahun 2026, Muslimat NU Kabupaten Tegal telah memiliki 598 TPQ Muslimat NU dan 70 Rumah Tahfidz Al-Qur’an Muslimat NU. Kehadiran lembaga tersebut menjadi bagian penting dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah.

Dalam pendidikan anak usia dini, Muslimat NU juga memiliki 112 TK Masyithoh, 47 Kelompok Bermain, 9 Raudlotul Athfal Muslimat NU, dan 1 Tempat Penitipan Anak Muslimat NU. Seluruh lembaga pendidikan tersebut terus tumbuh menjadi pusat pembinaan generasi muda yang cerdas, religius, dan berkarakter.

Dukung Keamanan Santri, PC RMI NU Kabupaten Tegal Gandeng Tim Konsultan Fakultas Teknik UPS Sukseskan Program Legalitas PBG Pesantren

Selama periode 2021–2026, jumlah santri yang mengikuti ujian bersama TPQ dan Rumah Tahfidz mencapai 45.211 santri, terdiri dari 44.723 santri TPQ dan 488 santri Rumah Tahfidz. Sedangkan peserta didik PAUD dan TK Masyithoh yang telah lulus mencapai 24.058 anak, terdiri dari 2.879 lulusan Kelompok Bermain dan 21.179 lulusan TK Masyithoh.

Di bidang dakwah dan pembinaan umat, Yayasan HIDMAT Muslimat NU terus memperkuat majelis taklim dan syiar Islam rahmatan lil alamin melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat.

Tak hanya itu, pemberdayaan ekonomi juga menjadi perhatian serius organisasi. Melalui Koperasi Annisa Muslimat NU, Muslimat NU terus mengembangkan sektor koperasi, pemberdayaan UMKM, hingga agrobisnis masyarakat. Organisasi juga menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan KIAT Gesit dalam pengembangan produk air minum kemasan sebagai langkah memperkuat kemandirian ekonomi organisasi.

Selain perangkat berbadan hukum, Muslimat NU Kabupaten Tegal juga memiliki berbagai perangkat organisasi non badan hukum yang aktif bergerak di tengah masyarakat. Mulai dari Ikatan Guru PAUD Muslimat NU, Ikatan Guru TPQ Muslimat NU, Ikatan Penyelenggara PAUD Muslimat NU, Ikatan Pendidikan Sekolah Lansia Muslimat NU, Ikatan Pengusaha Muslimat NU, Ikatan Hafidzah Qur’an Muslimat NU, hingga Forum Silaturahmi Hafidzah Al-Qur’an Muslimat NU.

PWNU Jatim gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”

Seluruh perangkat tersebut menjadi kekuatan besar dalam memperkuat pendidikan, dakwah, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tegal.

Berbagai capaian tersebut menjadi bukti bahwa Muslimat NU tidak hanya hadir sebagai organisasi perempuan, tetapi juga sebagai kekuatan sosial-keagamaan yang terus mengabdi dan memberi manfaat nyata bagi umat.

Konfercab XI Muslimat NU Kabupaten Tegal pun diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi, melanjutkan perjuangan, serta melahirkan gagasan dan program baru demi kemaslahatan masyarakat yang lebih luas.

Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan nilai-nilai Islam Nusantara, Muslimat NU Kabupaten Tegal optimis akan terus melahirkan pengabdian terbaik untuk agama, bangsa, dan masyarakat.

Muslimat NU… Mengabdi Tiada Henti.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *