Advertisement Advertisement
Home » Dukung Keamanan Santri, PC RMI NU Kabupaten Tegal Gandeng Tim Konsultan Fakultas Teknik UPS Sukseskan Program Legalitas PBG Pesantren

Dukung Keamanan Santri, PC RMI NU Kabupaten Tegal Gandeng Tim Konsultan Fakultas Teknik UPS Sukseskan Program Legalitas PBG Pesantren

SLAWI – Keamanan, keselamatan, dan kenyamanan para santri selama menuntut ilmu di lingkungan pondok pesantren kini menjadi prioritas utama di Kabupaten Tegal. Sebagai langkah konkret untuk mewujudkan hal tersebut, Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PC RMI NU) Kabupaten Tegal meluncurkan program strategis pendampingan legalitas bangunan. Program ini diawali dengan penerjunan Tim Konsultan Pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dari Fakultas Teknik Universitas Pancasakti (UPS) Tegal yang melakukan visitasi langsung ke pondok pesantren untuk memulai proses pemetaan teknis dan administratif.

Langkah responsif dari PC RMI Kabupaten Tegal ini didasari oleh kesadaran yang tinggi akan pentingnya jaminan kelaikan fungsi bangunan, baik untuk ruang belajar, masjid, maupun fasilitas asrama tempat tinggal santri. Mengingat kompleksitas dokumen teknis yang disyaratkan dalam regulasi PBG (pengganti IMB), RMI menggandeng para pakar dan akademisi dari FT UPS Tegal untuk memberikan pendampingan yang presisi dan terarah.

Tim konsultan profesional ini diketuai langsung oleh Ahmad Farid, M.T., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Teknik UPS Tegal. Dalam pelaksanaannya, beliau didampingi oleh dua dosen ahli, yakni Bapak Okky Hendra Hermawan dan Ibu Nadya Shafira Salsabilla, serta melibatkan sejumlah mahasiswa aktif dari Jurusan Teknik Sipil UPS Tegal sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Komitmen PC RMI: Menjaga Santri dari Tempat Belajar hingga Asrama

Program fasilitasi pengurusan PBG ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan organisatoris dari PC RMI Kabupaten Tegal terhadap keselamatan warga pesantren. Dengan jumlah santri yang terus bertambah dan pembangunan sarana fisik pesantren yang masif, standarisasi bangunan menjadi hal yang mendesak.

“Pesantren adalah rumah kedua bagi para santri. Mereka menghabiskan waktu 24 jam di sini, mulai dari tidur di asrama, mengaji, hingga beraktivitas di ruang kelas. Oleh karena itu, PC RMI Kabupaten Tegal berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa seluruh infrastruktur ini tidak hanya megah, tetapi juga aman secara struktur dan legal secara hukum. Kerja sama dengan Fakultas Teknik UPS ini adalah jalan keluar terbaik untuk merealisasikan lingkungan pesantren yang safe dan sustainable,” ungkap perwakilan pengurus PC RMI Kabupaten Tegal.

Satgas Perlindungan Santri Jadi Rekomendasi Utama Halaqah Pesantren Putri se-Jateng

Sinergi Akademisi: Kawal Aspek Teknis dan Regulasi

Ketua Tim Konsultan, Ahmad Farid, M.T., menyambut baik visi besar PC RMI Kabupaten Tegal. Menurutnya, pemenuhan dokumen PBG melalui aplikasi SIMBG (Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung) membutuhkan ketelitian engineering yang tidak sederhana.

“Kami dari Fakultas Teknik UPS Tegal hadir untuk memberikan standardisasi teknis tersebut. Visitasi awal ini bertujuan untuk memotret kondisi riil di lapangan. Kami melihat bagaimana struktur fondasinya, kekuatan balok dan kolomnya, hingga sistem sanitasi dan sirkulasi udaranya. Tujuan utamanya jelas: memastikan bangunan ini andal dan meminimalisir risiko sekecil apa pun yang dapat mengancam keselamatan para santri,” jelas Ahmad Farid di sela-sela peninjauan lapangan.

Selama proses visitasi, Bapak Okky Hendra Hermawan dan Ibu Nadya Shafira Salsabilla memimpin jalannya identifikasi fisik. Tim fokus melakukan observasi pada dua klaster utama, yaitu:

  1. Asrama Pondok Pesantren: Memeriksa kapasitas hunian, kekuatan struktur bangunan bertingkat, ketersediaan sirkulasi udara yang sehat, serta aspek proteksi kebakaran dan jalur evakuasi darurat.

    PWNU Jatim gagas “Gerakan NUConomic” berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU ala “Nahdlatut Tujjar”

  2. Fasilitas Pembelajaran: Meninjau layout ruang kelas dan madrasah agar memenuhi standar kenyamanan belajar, kekuatan atap, dan aksesibilitas yang ramah bagi seluruh santri.

Ruang Belajar Nyata bagi Mahasiswa Teknik Sipil

Selain memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, program kolaborasi PC RMI dan UPS Tegal ini juga menjadi laboratorium lapangan yang berharga bagi mahasiswa Jurusan Teknik Sipil UPS. Di bawah bimbingan para dosen senior, mahasiswa dilibatkan langsung dalam melakukan pengukuran tapak lahan, pendataan arsitektural, hingga nantinya membantu proses penyusunan gambar kerja (As-Built Drawing) dan kalkulasi pembebanan struktur.

Kerja sama yang digawangi oleh PC RMI Kabupaten Tegal ini mendapat respons yang sangat positif dari para pengasuh pondok pesantren. Mereka merasa sangat terbantu, sebab selama ini keterbatasan informasi teknis dan rumitnya aplikasi SIMBG kerap menjadi kendala utama pesantren dalam melegalisasi bangunan mereka.

Dengan dimulainya visitasi ini, Tim Konsultan FT UPS Tegal akan segera menyusun dokumen rencana teknis terpadu untuk diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tegal. Keberhasilan program dari PC RMI ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi seluruh pondok pesantren di Kabupaten Tegal untuk bergerak bersama melengkapi legalitas bangunan demi masa depan santri yang lebih aman, tenang, dan berkah.

KH Ubaidullah Shodaqoh Ajak Generasi Muda NU: Jangan Ributkan Kandidat, Suarakan Isu dan Program

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *