Advertisement Advertisement
Home » PAC Muslimat NU Lebaksiu Dirikan Sekolah Lansia, Wujud Kepedulian terhadap Generasi Emas Tua

PAC Muslimat NU Lebaksiu Dirikan Sekolah Lansia, Wujud Kepedulian terhadap Generasi Emas Tua

Lebaksiu, NU Lebaksiu Online – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup kaum lanjut usia (lansia), Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Lebaksiu resmi mendirikan Sekolah Lansia yang menjadi ruang belajar, silaturahmi, dan pemberdayaan bagi para orang tua. Kegiatan ini bertempat di sekretariat PAC Muslimat NU Lebaksiu dan telah diikuti puluhan peserta dari berbagai desa di wilayah kecamatan.

Ketua PAC Muslimat NU Lebaksiu, Nyai Hj. Maftuha, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran sekolah lansia ini merupakan ikhtiar nyata Muslimat NU untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam memberikan perhatian khusus bagi para lansia.

 “Lansia bukan berarti lemah atau selesai dalam pengabdian. Justru di usia senja mereka perlu ruang untuk terus aktif, sehat, bahagia, dan produktif. Sekolah Lansia ini adalah wadah untuk belajar agama, kesehatan, keterampilan, sekaligus membangun persaudaraan,” ungkapnya.

 

Program pembelajaran di Sekolah Lansia PAC Muslimat NU Lebaksiu disusun dengan pendekatan holistik. Materi yang diberikan meliputi:

Pola Tidur Berubah saat Ramadhan, Dokter Bagikan Tips Atur Jam Istirahat

Kajian keagamaan: penguatan tauhid, fiqih ibadah, dan amaliyah Aswaja.

Kesehatan lansia: senam sehat, pemeriksaan kesehatan rutin, serta edukasi gizi.

Psikososial: pelatihan keterampilan ringan, terapi memori, dan penguatan mental.

Sosial kemasyarakatan: kegiatan silaturahmi, bakti sosial, serta pemberdayaan keluarga.

Wujud Khidmah Kemanusiaan: Muslimat NU Lebaksiu Salurkan Donasi untuk Korban Tanah Bergerak di Desa Kajen

Salah satu peserta, Ibu Siti Aminah (65) mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini.

 “Alhamdulillah saya merasa seperti muda kembali. Bisa ketemu teman-teman sebaya, belajar agama, dan juga senam bersama. Rasanya hati jadi tenang, badan juga lebih segar,” tuturnya dengan wajah sumringah.

 

Hadir pula perwakilan MWCNU Lebaksiu, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus Muslimat NU se-Kecamatan. Mereka menyampaikan apresiasi atas terobosan ini, karena keberadaan sekolah lansia akan memberi dampak positif bagi kesejahteraan sosial di Lebaksiu.

MWC NU Lebaksiu dan PRNU Se-Kecamatan Salurkan Bantuan untuk Korban Tanah Bergerak di Padasari Jatinegara

Sekolah Lansia PAC Muslimat NU Lebaksiu diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan lansia berbasis organisasi keagamaan. Dengan dukungan penuh dari para kader Muslimat dan masyarakat, sekolah ini direncanakan berjalan rutin setiap pekan dengan target peningkatan kualitas hidup jasmani, rohani, dan sosial para peserta.

📌 Profil Sekolah Lansia PAC Muslimat NU Lebaksiu

Nama Program: Sekolah Lansia ISTIQOMAH PAC Muslimat NU Lebaksiu
Lokasi: Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal
Pengelola: PAC Muslimat NU Lebaksiu
Berdiri: Tahun 2024

Pelaksanaan: setiap Ahad Pahing

Jumlah anggota: 62 orang

Instruktur:
1. dr. Bening Priambudi
2. KH. Bahroni
3. dr. Fatchurohman
4. Maslahat Hidayati
5. Nyai Hj. Masqi Azizah
6. Hj. Urfah

Visi:
Menjadikan lansia yang sehat, mandiri, berdaya guna, bahagia, dan tetap berkontribusi bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.

Misi:

1. Memberikan pendidikan agama Islam yang ramah usia lanjut berbasis Ahlussunnah wal Jamaah.

2. Meningkatkan derajat kesehatan fisik dan mental lansia melalui pembinaan rutin.

3. Memberdayakan lansia dengan keterampilan hidup sederhana dan bermanfaat.

4. Membangun jejaring sosial yang mempererat ukhuwah sesama lansia dan masyarakat sekitar.

5. Menjadikan lansia sebagai teladan keluarga dan masyarakat.

 

Program Utama:

Majelis taklim lansia

Senam sehat dan pemeriksaan kesehatan berkala

Konseling keluarga dan psikososial

Pelatihan keterampilan rumah tangga & kerajinan

Kegiatan rekreatif dan silaturahmi

Sasaran Peserta:
Lansia usia 55 tahun ke atas, baik dari kalangan Muslimat NU maupun masyarakat umum di Kecamatan Lebaksiu.

Output yang Diharapkan:

Lansia tetap aktif, sehat, dan produktif

Terbentuknya komunitas lansia bahagia berbasis NU

Meningkatnya pemahaman agama dan ibadah praktis di usia senja

Terwujudnya masyarakat yang lebih peduli pada kesejahteraan orang tua.

 

Editor: djaf

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *