Advertisement Advertisement
Home » MWC NU Lebaksiu Gelar Ziarah Masyayikh Babakan Ciwaringin dan Situs Sejarah Islam Cirebon

MWC NU Lebaksiu Gelar Ziarah Masyayikh Babakan Ciwaringin dan Situs Sejarah Islam Cirebon

Cirebon, NUlebaksiuOnline – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Lebaksiu melaksanakan kegiatan ziarah ke wilayah Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu, 20 Desember 2025, yang bertepatan dengan 1 Rajab 1447 Hijriah. Kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi spiritual Nahdlatul Ulama dalam rangka ngalap berkah (tabarrukan), memperkuat sanad keilmuan, serta meneguhkan nilai-nilai keaswajaan yang diwariskan para ulama salaf.

Rangkaian ziarah diawali dengan kunjungan ke kompleks makam para masyayikh Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Para pengurus MWC NU Lebaksiu melakukan doa dan tahlil di makam almarhum Mbah KH. Amin, Mbah KH. Sanusi, serta Mbah KH. Masduki Ali, yang dikenal sebagai tokoh-tokoh ulama besar dan peletak dasar tradisi keilmuan pesantren Babakan yang masyhur hingga kini.

Setelah melaksanakan ziarah di Babakan Ciwaringin, rombongan melanjutkan agenda ke Pondok Pesantren KHAS Kempek untuk mengikuti ijazah Alam Nashroh yang disampaikan langsung oleh KH. Musthofa Aqiel Siroj. Kegiatan ijazah ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, sebagai bentuk penguatan amalan spiritual dan penghayatan nilai perjuangan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati, salah satu Wali Songo yang memiliki peran besar dalam penyebaran Islam di tanah Jawa. Di lokasi ini, para pengurus MWC NU Lebaksiu memanjatkan doa bersama untuk keselamatan umat, keutuhan bangsa, serta keberkahan bagi jam’iyah Nahdlatul Ulama, khususnya di wilayah Kecamatan Lebaksiu.

Sebagai penutup, rombongan melakukan ziarah ke makam Pangeran Raja Muhammad yang terletak di Desa Luwung, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Ziarah ini menjadi penegasan atas pentingnya mengenang dan meneladani perjuangan para tokoh penyebar Islam dan pemimpin umat yang telah berjasa besar dalam sejarah keislaman di Nusantara.

Pola Tidur Berubah saat Ramadhan, Dokter Bagikan Tips Atur Jam Istirahat

Adapun rombongan yang turut serta dalam kegiatan ziarah tersebut antara lain Rois Syuriah MWC NU Lebaksiu KH. Bahroni, KH. Amirudin, Ketua Tanfidziyah MWC NU Lebaksiu Ust. Syaiful Amal, Ust. Ya’lu Khanif, KH. Ahmad Hanafi, Sekretaris A. Ja’far, Wakil Sekretaris Moh. Subehi, Affan Muzakki, serta Bendahara Mualim Zuhri. Turut hadir pula pengurus dan unsur lembaga, di antaranya dari LAZISNU, Heru Soleh, serta Samsul Hadi.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Lebaksiu, Ust. Syaiful Amal, menyampaikan bahwa kegiatan ziarah ini tidak hanya bertujuan untuk mendoakan para ulama dan leluhur, tetapi juga sebagai sarana memperkuat ruh perjuangan pengurus NU dalam menjalankan khidmah organisasi. “Momentum 1 Rajab ini menjadi pengingat pentingnya menyambung sanad spiritual dan intelektual dengan para masyayikh, agar langkah perjuangan NU tetap berada di jalur yang lurus,” ujarnya.

Senada dengan itu, Rois Syuriah KH. Bahroni menegaskan bahwa tradisi ziarah merupakan bagian tak terpisahkan dari amaliyah Nahdlatul Ulama. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada ulama, ziarah juga menjadi wasilah untuk memperkuat keimanan, keikhlasan, dan komitmen dalam berkhidmah kepada agama, bangsa, dan jam’iyah NU.
Kegiatan ziarah ini diharapkan dapat membawa keberkahan serta memperkokoh soliditas kepengurusan MWC NU Lebaksiu dalam menjalankan program-program keummatan dan kebangsaan ke depan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *