Home » Haul ke-73 KH. Mukhsin dan KH. Umar Mukhsin, Ribuan Jamaah Hadiri Rangkaian Kegiatan di Ponpes Miftahul Mubtadiin Al-Umry Yamansari

Haul ke-73 KH. Mukhsin dan KH. Umar Mukhsin, Ribuan Jamaah Hadiri Rangkaian Kegiatan di Ponpes Miftahul Mubtadiin Al-Umry Yamansari

Yamansari, Lebaksiu — Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti lingkungan Pondok Pesantren Miftahul Mubtadiin Al-Umry, Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, dalam pelaksanaan Haul ke-73 KH. Mukhsin dan KH. Umar Mukhsin sekaligus Haflah Pondok Pesantren ke-75 yang digelar selama tiga hari, mulai Ahad hingga Selasa, 28–30 Juni 2026.

Kegiatan tahunan yang menjadi agenda besar masyarakat Tegal Kubur dan sekitarnya tersebut dihadiri ribuan jamaah, santri, alumni, tokoh masyarakat, serta para ulama dari berbagai daerah. Acara berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para masyayikh yang telah berjasa dalam syiar Islam dan pendidikan pesantren.

Rangkaian kegiatan dimulai pada Ahad, 28 Juni 2026 dengan pelaksanaan pawai ta’aruf di lingkungan pondok pesantren. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Berbagai elemen masyarakat ikut berpartisipasi sebagai bentuk syukur dan kebersamaan dalam menyemarakkan haul dan haflah pondok pesantren.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan santunan anak yatim yang dilaksanakan di lingkungan pondok pesantren. Santunan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai ajaran Islam untuk berbagi kepada sesama, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

Memasuki hari Senin, 29 Juni 2026, kegiatan religius semakin terasa dengan dilaksanakannya khotmil Qur’an bil ghaib pada pagi hari yang diikuti para hafidz dan hafidzah. Kegiatan ini menjadi tradisi penting dalam setiap haul sebagai bentuk hadiah doa dan bacaan Al-Qur’an kepada para pendiri pesantren dan keluarga besar yang telah wafat.

MWC NU Lebaksiu Gelar Rutinan Ahad Pahing Perdana Masa Khidmah 2026–2031, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Pelayanan Umat

Malam harinya, jamaah kembali memadati area Masjid Baeturrohiem Pondok Pesantren untuk mengikuti khotmil Qur’an bin nadzor, tahlil akbar, dan maulid Nabi Muhammad SAW. Lantunan ayat suci Al-Qur’an, dzikir, serta sholawat menggema di seluruh area pesantren dan menambah kekhusyukan suasana.

Puncak acara dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026 atau bertepatan dengan 15 Muharram 1448 H. Kegiatan diawali dengan ziarah kubur pada pagi hari sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada para ulama serta keluarga besar pesantren yang telah mendahului.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pengajian umum yang dipusatkan di Masjid Baeturrohiem Tegal Kubur, Yamansari. Dalam kesempatan tersebut hadir sebagai pembicara utama  Prof. Dr. K.H. Yahya Zainul Ma’arif Jamzuri, Lc., M.A., Ph.D atau yang akrab dikenal dengan Buya Yahya. Tausiyah beliau disambut antusias oleh ribuan jamaah yang hadir sejak pagi hari.

Khodimul Haul, KH. Amirudin Umar, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan haul dan haflah pondok pesantren. Menurut beliau, haul bukan hanya tradisi mengenang jasa para ulama, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani perjuangan mereka dalam dakwah, pendidikan, dan pengabdian kepada umat.

Sosialisasi STKIPNU Tegal di MWC NU Lebaksiu, Dukung Program SaDeSA dengan 100 Beasiswa Kuliah Gratis

“Melalui kegiatan haul ini kita berharap generasi muda tetap mencintai ulama, menjaga tradisi pesantren, dan meneruskan perjuangan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah,” ungkap KH. Amirudin Umar.

Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mendukung keberlangsungan pendidikan pesantren sebagai benteng moral dan akhlak umat.

Ketua panitia, Subur Widiatmoko, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu suksesnya acara, baik para donatur, masyarakat, alumni, maupun para santri yang turut berkhidmah selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, para jamaah mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan haul yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan tersebut. Banyak di antara mereka yang datang bersama keluarga sebagai bentuk kecintaan kepada para ulama dan tradisi pesantren.

Pengukuhan LKNU MWC NU Lebaksiu, Siap Wujudkan Klinik NU untuk Pelayanan Kesehatan Umat

Haul ke-73 KH. Mukhsin dan KH. Umar Mukhsin serta Haflah Pondok Pesantren ke-75 ini diharapkan dapat terus menjadi sarana mempererat silaturahmi umat, menjaga tradisi keilmuan pesantren, serta memperkuat nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin di tengah masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *