Home » PRNU Tegalandong Gelar Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H dan Santunan Yatim Piatu

PRNU Tegalandong Gelar Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H dan Santunan Yatim Piatu

Tegalandong – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Tegalandong bersama seluruh badan otonom (Banom) NU menggelar kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah pada tanggal 30 Juni 2026 pukul 08.00 WIB yang dirangkaikan dengan Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim Piatu sebanyak 78 anak. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme masyarakat Desa Tegalandong yang hadir memadati lokasi acara.

Acara ini menjadi momentum penting bagi warga Nahdliyyin dalam menyambut datangnya tahun baru Hijriyah dengan memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial terhadap sesama. Sejak awal kegiatan, suasana religius dan penuh kekeluargaan sangat terasa melalui kehadiran para tokoh agama, pengurus NU, Banom NU, pemuda, hingga masyarakat umum.

Ketua PRNU Tegalandong, Bapak Yusuf, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi sarana muhasabah diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap momentum Tahun Baru Islam ini dapat mempererat ukhuwah islamiyah dan semangat kebersamaan warga NU di Desa Tegalandong. Selain itu, kegiatan santunan yatim piatu ini menjadi bentuk kepedulian nyata kita kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang bersama,” tutur Bapak Yusuf.

Kegiatan santunan yatim piatu menjadi salah satu bagian yang paling menyentuh dalam acara tersebut. Anak-anak yatim piatu menerima bantuan dan santunan dari panitia serta para donatur yang turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. Wajah bahagia dan haru tampak dari para penerima santunan yang hadir bersama keluarga mereka.

Friendflation: Ketika Menjaga Pertemanan Mengorbankan Kedirian

Dalam kesempatan itu, Mauidhoh Hasanah disampaikan oleh K. Syaiful Amal, S.HI., selaku Ketua MWC NU Lebaksiu. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan semangat hijrah Rasulullah SAW sebagai inspirasi dalam memperbaiki kehidupan, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Beliau menjelaskan bahwa makna hijrah tidak hanya berpindah tempat, tetapi juga berpindah dari perilaku yang kurang baik menuju kehidupan yang lebih baik dan diridhai Allah SWT. Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan umat dan terus menghidupkan tradisi keagamaan ala Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah masyarakat.

“Momentum Tahun Baru Islam harus menjadi titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik, memperkuat ibadah, menjaga akhlak, serta meningkatkan kepedulian kepada sesama,” ungkap K. Syaiful Amal, S.HI. di hadapan jamaah pengajian.

Acara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat hingga selesai. Kehadiran badan otonom NU seperti Ansor, Fatayat, Muslimat, IPNU, IPPNU, dan elemen lainnya menunjukkan soliditas dan kekompakan keluarga besar Nahdlatul Ulama di Desa Tegalandong dalam menghidupkan kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Panitia Tetapkan Logo dan Tema Resmi Muktamar Ke-35 NU, Unduh Disini

Melalui kegiatan ini, PRNU Tegalandong berharap semangat Tahun Baru Islam 1448 H dapat menjadi energi baru bagi masyarakat untuk terus meningkatkan iman, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat berbagi dan peduli terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian bersama.