Lebaksiu – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Mejasem Desa Tegalandong Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal sukses menyelenggarakan kegiatan Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim piatu dan kaum duafa pada Ahad, 5 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Maqbaroh Mejasem Tegalandong tersebut berlangsung meriah, khidmat, dan penuh nuansa kebersamaan warga Nahdliyyin.
Acara ini melibatkan seluruh badan otonom NU di lingkungan Mejasem Tegalandong, mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, hingga IPPNU. Kegiatan juga dimeriahkan oleh penampilan Hadroh An Nahdliyah Tegal yang menambah semangat religius dan kekhidmatan suasana.
Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan Khotmil Qur’an binnadhor, kemudian dilanjutkan pada siang hari dengan pembacaan tahlil dan manaqib Syekh Abdul Qodir Al Jailani, serta penyaluran santunan kepada anak yatim piatu dan kaum duafa.
Ketua Tanfidziyah PRNU Mejasem Desa Tegalandong, Ust. Irham, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat dan kekompakan seluruh panitia sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
“Alhamdulillah, kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan santunan ini dapat terlaksana dengan baik berkat gotong royong masyarakat, para donatur, dan seluruh elemen Nahdlatul Ulama di Mejasem Tegalandong. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semuanya,” ungkap Ust. Irham.
Dalam kegiatan tersebut, total dana yang berhasil terkumpul mencapai Rp59.153.000. Selain uang santunan, panitia juga berhasil menghimpun sebanyak 686 kantong beras yang kemudian disalurkan kepada para penerima manfaat.
Santunan diberikan kepada berbagai kelompok penerima, di antaranya:
- Anak yatim sebanyak 14 anak dengan total santunan Rp32.508.000 serta masing-masing menerima 12 kantong beras.
- Anak piatu sebanyak 11 anak dengan total santunan Rp6.595.000 dan masing-masing menerima 7 kantong beras.
- Pelajar SMA sebanyak 4 anak menerima santunan total Rp2.400.000 serta 7 kantong beras per anak.
- Kaum duafa sebanyak 59 orang menerima santunan sebesar Rp300.000 per orang dengan total Rp17.700.000 serta masing-masing memperoleh 7 kantong beras.
Kegiatan sosial keagamaan ini menjadi bentuk nyata kepedulian warga NU terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu. Selain sebagai momentum memperingati datangnya tahun baru Islam, acara ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan sangat terasa sepanjang acara berlangsung. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menjadi tradisi kebaikan yang terus berkembang di lingkungan PRNU Mejasem Tegalandong.
Dengan mengusung semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, PRNU Mejasem Tegalandong berharap momentum Tahun Baru Islam 1448 H mampu meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan mempererat persatuan masyarakat Nahdliyyin di Desa Tegalandong dan sekitarnya.


Komentar