Home » Ranting NU Kesuben Gelar Peringatan Tahun Baru Islam dan Santunan Anak Yatim Piatu

Ranting NU Kesuben Gelar Peringatan Tahun Baru Islam dan Santunan Anak Yatim Piatu

Kesuben, 1 Juli 2026 – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Kesuben bersama badan otonom (Banom) NU menyelenggarakan kegiatan santunan bagi anak yatim piatu pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman MI Nurul Ulum Kesuben tersebut dihadiri ratusan jamaah dan masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 45 lebih anak yatim piatu menerima santunan berupa uang tunai sebesar Rp350.000 per anak serta bingkisan yang memiliki nilai manfaat untuk menunjang kebutuhan mereka.

Ketua panitia, Ustaz Rasiman, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.

“Kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama seluruh Banom NU dan dukungan warga masyarakat Kesuben. Semangat gotong royong dan kepedulian inilah yang menjadi kekuatan kita dalam berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim,” ujarnya.

Sementara itu, Rois Syuriah NU Kesuben, Kyai Abdul Baar, S.H.I., menegaskan bahwa santunan anak yatim merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan empati terhadap sesama.

MWC NU Lebaksiu Gelar Rutinan Ahad Pahing Perdana Masa Khidmah 2026–2031, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Pelayanan Umat

“Kegiatan ini mencerminkan kepedulian dan empati kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat ukhuwah basyariyah, mempererat persaudaraan kemanusiaan, dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tuturnya.

Pemerintah Desa Kesuben yang diwakili oleh Bapak Jahid turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kondusivitas desa.

“Perbedaan pilihan dalam Pemilihan Anggota BPD adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, persatuan dan kerukunan warga harus tetap dijaga. Jangan sampai perbedaan pilihan mengurangi semangat kebersamaan dan persaudaraan yang selama ini telah terjalin dengan baik di Desa Kesuben,” ungkapnya.

Peringatan Tahun Baru Islam dan santunan anak yatim piatu ini berlangsung dengan penuh khidmat dan kehangatan. Kehadiran ratusan jamaah menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang menjadi tradisi baik di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Sosialisasi STKIPNU Tegal di MWC NU Lebaksiu, Dukung Program SaDeSA dengan 100 Beasiswa Kuliah Gratis

Melalui kegiatan ini, Ranting NU Kesuben berharap semangat berbagi, kepedulian terhadap sesama, serta nilai-nilai persaudaraan dan kebersamaan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dalam menyongsong tahun baru Hijriah yang penuh berkah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *