Advertisement
Home » Lailatul Ijtima PR NU Slarang Kidul Perkuat Soliditas Jam’iyyah dan Ukhuwah Warga Nahdliyin

Lailatul Ijtima PR NU Slarang Kidul Perkuat Soliditas Jam’iyyah dan Ukhuwah Warga Nahdliyin

Slarang Kidul – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PR NU) Slarang Kidul kembali menyelenggarakan kegiatan Lailatul Ijtima yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan, semangat kebersamaan, dan nuansa religius. Kegiatan yang dilaksakan pada tanggal 2 Juni 2026 pukul 19.30 WIB di Musholla al-khusaini dihadiri sekitar 150 jamaah ini melibatkan para pengurus ranting, badan otonom, lembaga-lembaga NU, tokoh masyarakat, serta warga Nahdliyin Slarang Kidul.

Acara dibuka oleh Ustadz Syekhudin selaku pembawa acara (MC) yang memandu jalannya kegiatan dengan penuh semangat dan antusiasme. Suasana hangat kebersamaan langsung terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan kuatnya ikatan ukhuwah di lingkungan warga Nahdlatul Ulama.

Selanjutnya, Aris Munandar memandu seluruh peserta untuk bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dengan penuh khidmat, para hadirin berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan sebagai wujud kecintaan kepada tanah air serta implementasi nilai-nilai Hubbul Wathan Minal Iman yang menjadi salah satu karakter perjuangan Nahdlatul Ulama.

Memasuki acara inti, seluruh jamaah mengikuti Istighosah yang dipimpin langsung oleh Kyai Jaelani Zen. Dalam kesempatan tersebut, beliau memimpin pembacaan Dzikir Mutasabihat, yakni dzikir tujuh kali yang terdiri dari berbagai kalam ilahi dan kalimat thayyibah. Dzikir tersebut merupakan ijazah yang bersambung dari K.H. Dimyati Rois (Mbah Dimyati Rois), ulama kharismatik yang dikenal luas sebagai pewaris tradisi dzikir dan wirid para masyayikh.

Lantunan dzikir yang dibaca secara bersama-sama menghadirkan suasana yang sangat khusyuk. Jamaah larut dalam doa dan munajat kepada Allah SWT, memohon keberkahan, keselamatan, serta kemantapan iman dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi. Semangat spiritual yang terpancar dari para peserta menjadi bukti bahwa tradisi keagamaan yang diwariskan para ulama masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.

Menata Hati dan Mengaktualisasi Diri, GP Ansor Dukuhdamu Istiqomah Gelar Rutinan MDS Rijalul Ansor

Setelah rangkaian istighosah selesai, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Tanfidziyah PR NU Slarang Kidul, K.H. Akh. Subkhan, M.Pd. yang pada kesempatan tersebut juga mewakili Ketua Mushola Al Husaini. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas Jam’iyyah Nahdlatul Ulama sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan jamaah.

Menurut beliau, Jam’iyyah yang kuat akan melahirkan jamaah yang kokoh, memiliki semangat kebersamaan, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial dan keagamaan di tengah perkembangan zaman. Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan seperti Lailatul Ijtima harus terus dirawat dan dilestarikan sebagai sarana mempererat silaturahim, memperkuat koordinasi organisasi, sekaligus meningkatkan kualitas spiritual warga Nahdliyin.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Desa Slarang Kidul, Bapak Sahyudin, S.IP. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PR NU Slarang Kidul atas konsistensinya dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan keagamaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Beliau menilai bahwa Lailatul Ijtima bukan hanya menjadi forum silaturahim antarwarga, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta harapan masyarakat kepada Allah SWT. Kehadiran kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini dinilai mampu memperkuat kehidupan sosial yang harmonis dan religius di tengah masyarakat desa.

Lima Komitmen Pesantrenku Aman, Upaya PBNU Wujudkan Pesantren Ramah Anak

Setelah sambutan -sambutan acara kemudian dilanjutkan pembacaan Kitab Fathul Qorib yang digawangi oleh Lembaga Bahstul Masa’il yang kali ini dibawakan dengan santai oleh Ustad Ahmad Mudrik.Interaksi pun mengalir dengan pelbagai pertanyaan yang muncul oleh jamaah yang hadir.

Kegiatan Lailatul Ijtima ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antarjamaah. Kehadiran sekitar 150 peserta menunjukkan tingginya antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan rutin Nahdlatul Ulama di tingkat ranting. Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan menjadi modal penting bagi PR NU Slarang Kidul untuk terus menggerakkan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah di tengah masyarakat.

Melalui Lailatul Ijtima ini, PR NU Slarang Kidul kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga tradisi keagamaan para ulama, memperkuat soliditas organisasi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat. Dengan Jam’iyyah yang solid dan jamaah yang kuat, diharapkan Nahdlatul Ulama semakin mampu menjadi pelayan umat dan penjaga harmoni kehidupan berbangsa dan beragama.

Koresponden: Aris Munandar

Tiga Langkah Penting Mencegah Pelecehan Seksual di Pesantren

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *