Advertisement
Home » PRNU Timbangreja Wetan Rutin Gelar Lailatul Ijtima Setiap Malam Ahad Pahing

PRNU Timbangreja Wetan Rutin Gelar Lailatul Ijtima Setiap Malam Ahad Pahing

Lebaksiu, NU Lebaksiu Online – Dalam rangka memperkokoh ukhuwah dan memperkuat amaliyah Ahlussunnah wal Jamaah, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Timbangreja Wetan secara rutin mengadakan kegiatan Lailatul Ijtima setiap malam Ahad pahing. Acara yang sudah menjadi agenda tetap ini digelar di Musholla Al-Ihsan RT 1 RW 6, dengan dihadiri jamaah NU setempat, tokoh masyarakat, serta para kader muda.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah PRNU Timbangreja Wetan, Ust. Muslim, dan Rois Syuriah, Ust. Lutfi, yang selalu menekankan pentingnya menjaga tradisi keagamaan ala Nahdliyin. Lailatul Ijtima diawali dengan Sholat Tasbih, istighosah dan ngaji kitab hujjah Ahli sunnah Waljamaah, serta diadakan infaq dan sedekah keliling, kemudian dilanjutkan dengan mauidzah hasanah.

Dalam sambutannya, Ust. Muslim menyampaikan bahwa Lailatul Ijtima bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan juga sarana untuk mempererat hubungan antar warga, memperkuat rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus menjaga kekompakan jamaah NU di tingkat ranting.

“Lailatul Ijtima ini menjadi perekat silaturahmi, tempat bermusyawarah, dan wadah dakwah. Apalagi bertepatan dengan bulan Rabiul Awal, kita kaitkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, agar jamaah semakin meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Di MK, Majelis Masyayikh Tegaskan Pendanaan Pesantren Merupakan Kewajiban Negara

Sementara itu, Ust. Lutfi dalam mauidzahnya mengingatkan jamaah agar senantiasa bersyukur bisa berkumpul dalam majelis ilmu dan dzikir. Ia juga menegaskan bahwa peringatan maulid bukan hanya mengenang kelahiran Nabi, tetapi juga menghidupkan kembali semangat perjuangan Rasulullah dalam menegakkan ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin.

 “Maulid Nabi harus dimaknai sebagai momentum menumbuhkan cinta dan rindu kepada Rasulullah. Dengan cinta itulah kita akan terdorong mengikuti sunnah beliau, meneladani akhlak mulia, dan memperjuangkan nilai-nilai Islam yang damai,” tuturnya.

 

Kegiatan Lailatul Ijtima ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah jamaah. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan terasa kental, mencerminkan semangat gotong royong warga NU di Timbangreja Wetan.

Menata Hati dan Mengaktualisasi Diri, GP Ansor Dukuhdamu Istiqomah Gelar Rutinan MDS Rijalul Ansor

Warga berharap kegiatan rutin ini terus berjalan dan semakin memperluas manfaatnya, baik dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah maupun membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Koresponden: djaf

 

Lima Komitmen Pesantrenku Aman, Upaya PBNU Wujudkan Pesantren Ramah Anak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *