Lebakgowah – Kabar menggembirakan datang dari Jamiyatul Hujjaj Ziyadatul Khoir. Organisasi keagamaan yang aktif dalam pembinaan jamaah haji dan umroh ini merencanakan program besar berupa umroh bersama pada tahun 2029 dengan konsep pembiayaan yang ringan dan terjangkau bagi masyarakat.
Program ini akan dipusatkan di Ma’had Aarrifa KH. Masruri Lebakgowah, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan dan pembinaan spiritual masyarakat. Inisiatif ini diharapkan mampu membuka akses lebih luas bagi umat Islam yang memiliki keinginan kuat untuk menunaikan ibadah umroh, namun terkendala oleh faktor biaya.
H. A. Ja’far, ketua Jamiyatul Hujjaj Ziyadatul Khoir dalam keterangannya menyampaikan bahwa program ini dirancang dengan sistem cicilan sebesar Rp700.000 per bulan, sehingga calon jamaah dapat mempersiapkan diri secara finansial tanpa merasa terbebani.
“Program ini bukan sekadar perjalanan ibadah, tetapi juga bagian dari upaya kami membangun semangat istiqomah dan kebersamaan dalam beribadah. Dengan sistem cicilan, kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk bisa berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, konsep umroh bersama ini juga akan dikemas dengan pembinaan intensif sebelum keberangkatan. Para calon jamaah akan mengikuti berbagai kegiatan, seperti manasik umroh, pengajian rutin, serta pembinaan mental dan spiritual agar perjalanan ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk dan sesuai tuntunan.
Program ini juga menjadi bagian dari visi besar Jamiyatul Hujjaj Ziyadatul Khoir dalam memperkuat ukhuwah islamiyah. Dengan berangkat secara kolektif, diharapkan terjalin kebersamaan yang erat antar jamaah, mulai dari masa persiapan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Antusiasme anggota jamiyatul Hujjaj terhadap rencana ini mulai terlihat sejak diumumkan. Banyak juga warga diluar anggota Jam’iyah yang menyambut baik program tersebut karena dinilai realistis dan memberikan harapan baru bagi mereka yang selama ini bercita-cita melaksanakan umroh.
Pihak panitia juga memastikan bahwa pengelolaan program akan dilakukan secara profesional dan transparan, dengan menggandeng pihak-pihak terpercaya dalam penyelenggaraan perjalanan ibadah umroh.
Dengan hadirnya program ini, Jamiyatul Hujjaj Ziyadatul Khoir berharap semakin banyak umat Islam yang dapat merasakan panggilan ke Baitullah. Tahun 2029 pun ditargetkan menjadi momentum keberangkatan penuh keberkahan bagi seluruh jamaah yang telah mempersiapkan diri sejak dini.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa dengan perencanaan yang matang dan semangat kebersamaan, impian menuju Tanah Suci bukan lagi hal yang sulit diwujudkan.

Komentar